Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Kelas 7: Potensi Kekayaan Tanah di Indonesia
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Salah satunya adalah potensi kekayaan tanah di Indonesia yang sangat besar dan bervariasi
Namun, tanah ini mengandung sedikit unsur hara, sehingga tidak subur jika ditanami tanaman yang memerlukan unsur hara yang banyak. Tanaman yang mampu bertahan hidup pada tanah ini adalah jagung, rumput, dan alang-alang.
- Tanah Organosol
Tanah organosol merupakan hasil pembusukan dari berbagai jenis bahan organik. tanah ini dibedakan menjadi tanah humus dan tanah gambut.
- Tanah Grumusol
Tanah grumusol terbentuk dari batuan induk kapur dan tuffa vulkanis. Tanah ini bersifat basa, sehingga miskin hara dan unsur organik. Tekstur tanah bersifat lempung yaitu liat, mudah dibentuk, dan mudah hancur serta memiliki warna kehitaman.
Meskipun kurang subur, tanah ini dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam dengan dukungan saluran irigasi dan drainase yang baik.
Pada musim hujan tanah grumusol dapat dimanfaatkan untuk persawahan sedangkan pada musim kemarau untuk ladang palawija.
- Tanah Latosol
Tanah latosol atau disebut juga inceptisol, yaitu tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium. Kandungan itu membuat tanahnya berwarna merah atau coklat hingga kekuningan, sehingga sering disebut tanah merah.
Tekstur tanah bervariasi mulai dari liat sampai gembur. Keunggulan tanah ini adalah dapat menahan air dan erosi.
Kandungan hara dari tanah ini bisa terlihat dari warnanya, karena semakin merah tanah tersebut maka semakin berkurang kandungan haranya.
Untuk tanah yang agak subur, maka bisa dimanfaatkan untuk tanaman jagung, tembakau, tebu, sawit, dan karet. Sedangkan untuk tanah yang sudah keras dapat dimanfaatkan sebagai bahan membuat batu bata.
(mag/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/potensi-kekayaan-tanah-di-indonesia.jpg)