Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar SMP: Kenali Jenis-jenis Penyakit Pada Mata Manusia
Gangguan mata membuat bayangan benda jatuh menjadi tidak tepat di retina.
Kondisi tersebut mengakibatkan bentuk bola mata menjadi lebih panjang dari bola mata normal sebelumnya.
Rabun jauh ini memerlukan kacamata lensa kotak, jika tidak menggunakan alat bantu kacamata, maka penderita rabun jauh hanya bisa melihat objek ketika objek tersebut sangat dekat dengannya.
Penderita rabun jauh memiliki titik jauh yang tidak terhingga, dan titik dekatnya kurang lebih 25 cm. Penderita ini terbantu dengan menggunakan lensa cekung untuk bayangan tepat yang jatih di retina.
Rabun dekat (Hipermetropi)
Rabun dekat adalah penyakit yan tidak dapat dicegah, namun bisa melindungi mata dengan memakai kacamata untuk melihat objek dari dekat.
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 7: Fungsi dan Ciri Surat Dinas
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 7: Fungsi dan Ciri Surat Dinas
Rabun dekat ini terjadi akibat cahaya yang masuk dengan tidak tepat ke dalam retina.
Penderita terkena rabun jauh sebab bola mata yang terlalu pendek atau bentuk kornea tidak berbentuk normal.
Rabun dekat memiliki titik lebih jauh dari titik dekat mata lebih dari 25 cm dan berjarak tidak terhingga.
Penderita rabun dekat ini juga memerlukan kacamata lensa cembung yang dapat membantu bayangan objek semula yang terlihat di belakang retina menjadi tepat di depan retina.
Mata tua (Presbiopi)
Mata tua atau presbiopi adalah kondisi mata yang bertahap pelan-pelan kehilangan kemampuan untuk fokus memandang objek jarak dekat.
Presbiopi disebabkan karena kelainan refraksi yang terjadi dengan alami akibat proses penuaan usia.
Jarak titik penderita presbiopi ini lebih dekat dari mata normal dengan ukuran 25 cm dan titik jauhnya tidak terhingga.
Presbiopi dapat melihat jelas ketika memakai kacamata lensa rangkap yang ada lensa cekung dan cembung.
Astigmatisma
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/struktur-pada-mata.jpg)