Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar IPA: Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Tingkatan

Indonesia dengan keanekaragaman baik itu flora maupun faunanya, Keanekaragaman Hayati atau sering di kenal juga sebagai biodiversitas.

John Downer Productions
Keluarga gorila gunung di Uganda 

Karakteristik tersebut dapat berupa morfologi, fisiologi atau biokimia.

Keanekaragaman spesies ini dapat terjadi karena adanya pengaruh kandungan genetik dengan habitatnya.

Contoh keanekaragaman hayati tingkat spesies adalah palem-paleman.

Pohon aren tumbuh subur di daerah pegunungan, sedangkan pohom kelapa hidup di daerah pantai.

Contoh lainnya yaitu pada spesies kucing.

Kucing, harimau, dan macam memiliki morfologi yang berbeda satu sama lain, tetapi pada dasarnya mereka berkerabat dekat.

3. Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Keankeragaman hayati tingkat ekosistem adalah keanekaragaman habitat, komunitas biotik, dan proses ekologi di biosfer (daratan) atau lautan.

Dalam ekosistem sendiri terdiri dari dua komponen, yaitu biotik dan abiotik yang saling melakukan hubungan timbal balik.

Baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungannya.

Faktor biotik adalah bagian-bagian dalam ekosistem yang merupakan makhluk hidup, misalnya tumbuhan.

Sedangkan faktor abiotik adalah bagian dalam ekosistem yang tidak hidup, misalnya iklim, cahaya, air, tanah, tingkat keasaman tanah, dan kandngan mineral dalam tanah.

Contoh keanekaragaman hayati tingkat ekosistem adalah ekosistem gurun, ekosistem air tawar, ekosistem air laut, dan ekosistem hutan hujan tropis yang semuanya memiliki jenis tanaman dan hewan yang berbeda.

(mag1/tribun-medan.com)

Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Hasil Kongres Pemuda 1 dan M. Yamin Pencetus Ide Pembentukan Bahasa

Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Penyebab Terjadinya Perang Dunia 1, Negara yang Terlibat, dan Wabah Flu

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved