Viral di Medsos, Karma Sharon PM Israel Pembantai Warga Palestina 8 Tahun Koma & Membusuk
Sharon asli terbujur kaku tidak sadarkan diri beberapa kilometer jauhnya, di Chaim Sheba Medical Center, Tel Hashomer.
TRIBUN-MEDAN.com - Sosok mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon pernah terbaring koma selama 8 tahun tersiksa dalam sekarat.
Kini sosok Ariel Sharon yang dijuluki penjagal dari Beirut itu kembali viral di sosial media yakni, grup Whatsapp.
Ariel Sharon punya sejarah hidup yang tak bisa lepas dari konflik pendudukan zionis terhadap tanah Palestina.
Penjegal dari Beirut
Melansir Intisari Online, pada usia 14 tahun, Ariel yang menerjemahkan dukungannya terhadap Zionisme dengan cara menyerang rakyat Palestina itu mulai masuk organisasi bersenjata.
Baca juga: Terbongkar Lagi Tabiat Dhena Devanka, Ijonk Akhirnya Jawab Soal Perempuan, Bukan Ririn Dwi Ariyanti
Baca juga: TERBONGKAR Bukti Intim Wenny Ariani dan Rezky Aditya, Mantan Karyawan Ungkap Kedekatan
Baca juga: Nasib Rumah Tangga Teuku Ryan, Ria Ricis Berubah Usai Nikah, Mbah Mijan Ikut Analisis
Ia bergabung dengan kelompok mafia Haganah dan beberapa tahun kemudian masuk satuan Infantri Israel, Brigade Alexandroni.
Sebagai militer yang gemar melakukan serangan brutal, Ariel yang kemudian menjabat komandan terus melancarkan teror terhadap rakyat Palestina.
Dalam berbagai pertempuran yang dialami, Ariel sempat terluka dan hampir saja tewas.
Karier militernya terus menanjak. Pada 1949 ia dipercaya memimpin unit intai tempur Brigade Golani.
Tak hanya berkarier di militer, tahun 1950 Ariel masuk Universitas Ibrani Yerusalem dan mengambil studi Sejarah dan Kultur Timur Tengah.
Karena konflik Israel-Palestina makin memanas setahun kemudian, Ariel aktif kembali di militer Israel dengan pangkat mayor dan memimpin unit khusus Unit 101.
Baca juga: Artis Ini Merantau dari Desa, Nekad Jadi Model Majalah Dewasa demi Sambung Hidup, Begini Nasibnya
Baca juga: TERJAWAB Maksud Sirajuddin Datangi Mantan Istri, Imel Elus Dada, Keluarga Zaskia Gotik Sudah Tahu
Baca juga: DULU Kaya Raya Foya-foya Sama 100 Wanita Cantik, Akhir Nasib Miliarder Ini Mengenaskan
Unit pasukan khusus yang bertugas menyergap gerilyawan Palestina ini dikenal kejam. Pada 1953 mereka pernah membantai 69 penduduk Palestina.
Akibat peristiwa pembantaian itu, Ariel mendapat julukan baru, Penjagal dari Beirut.
Perang demi perang terus dijalani Ariel mulai dari perang di Terusan Suez (1956), Perang Enam Hari (1967), dan Perang Yom Kippur (1973).
Perang yang membuat nama Ariel Sharon naik turun itu rupanya membuat nasibnya tetap beruntung mengingat pangkat mayor jenderal berhasil disandangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ariel-sharon-terbaring-koma-dan-membusuk.jpg)