News Video

Puluhan Mahasiswa ITM Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Gedung L2DIKTI Sumut Menuntut Kejelasan Status

Beberapa mahasiswa lain yang ikut terlibat dalam aksi demo itu juga memperlihatkan tulisan berbagai macam sindirian baik kepada pihak universitas

Penulis: Anisa Rahmadani |

Puluhan Mahasiswa ITM Lakukan Aksi Unjuk Rasa di Gedung L2DIKTI Sumut Menuntut Kejelasan Status

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Puluhan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) kembali mendatangi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Provinsi Sumatera Utara siang ini Selasa (28/9/2021).

Hal itu disebabkan L2DIKTI membuat keputusan terkait pemindahan mahasiswa ITM ke Universitas Swasta di Medan.

Dari amatan Tribun Medan Andri mahasiswa ITM berteriak menggunakan Toa menyebutkan bahwa seluruh orang tua mahasiswa ITM susah payah mencari uang untuk kuliah namun hak mereka sebagai mahasiswa tidak didapatkan.

"Orang tua kami siang malam cari uang untuk bayar kuliah tapi hak kami untuk mendapatkan status mahasiswa tidak jelas" teriaknya.

Kemudian Trio, mahasiswa ITM melanjutkan teriakan itu dengan sebuah sindiran kepada yayasan maupuan L2DIKTI.

"Disini kita bisa lihat teman-teman bahwa pendidikan itu dipermainkan dengan uang. Dua tahun kita terombang ambing dengan status tetap wajib membayar uang kuliah tanpa perkuliahan yang jelas," ucap Trio menggunakan toa.

Bukan hanya dua orang saja yang berani menyuarakan pendapat menggunakan toa, Gilang mahasiswa semester 5 ini pun menyuarakan pendapatnya.

"Kami minta kejelasannya pak, kami tidak akan pulang sebelum mendapat kejelasan. Jangan jadikan kami korban atas permasalahan pribadi antar dua belah pihak universitas," ungkapnya berkali-kali

Beberapa mahasiswa lain yang ikut terlibat dalam aksi demo itu juga memperlihatkan tulisan berbagai macam sindirian baik kepada pihak universitas maupun L2DIKTI.

Tulisan sindirian tersebut diantaranya. L2DIKTI Gagal Dalam Menjalankan Fungsi Sebagai Lembaga Pengawasan Perguruan Tinggi.

Sementara sindiran untuk Kampus mahasiswa tersebut beramai ramai membawa tulisan dengan bacaan, lembaga Dwi Warna harus bertanggungjawab atas kerugian seluruh pendidikan mahasiswa.

Saat ditemui, Gilang Mahasiswa ITM terkait pemindahan mahasiswa, pihaknya hingga saat ini belum ada kejelasan.

"Kita dipindahkan tapi pihak yayasan tidak mau mengeluarkan surat-surat. Jadi bagaimana kami akan dipindahkan," paparnya saat ditemui di L2DIKTI Provsu Jalan Setia Budi siang ini.

Bukan hanya itu, pemindahan di Universitas swasta yang baru, ia bersama teman-temannya belum mendapatkan kejelasan status sebagai mahasiswa.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved