Demi Penuhi Ritual Pesugihan Agar Cepat Kaya, Ibu Ini Serahkan Anak Bocahnya Disetubuhi Dukun Cabul
Ibu berinisial ZY (45) asal Muna, Sulawesi Tenggara ini bertemu dengan dukun berinisial AU yang mengaku bisa menjadi perantara pesugihan pada 2019.
Dilansir dari Tribunnews.com, Guru Besar Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Prof. Dr. Bani Sudardi, M.Hum menyebutkan tiga faktor mengapa isu pelaris masih dipercayai masyarakat.
Pertama adalah tingkat pendidikan yang masih tergolong rendah membuat sebagian besar masyarakat masih mempercayai praktik pesugihan.
"Masyarakat yang kurang terdidik, biasanya masih percaya kepada pesugihan," ujar Bani.
Selanjutnya ialah, kebanyakan orang masih berada di bawah garis kemiskinan.
Semakin miskin, maka semakin berpotensi seseorang untuk tergiur mempercayai pesugihan yang menawarkan fantasi jalan keluar dari kemelaratan.
Ketiga, masih adanya pihak-pihak yang diuntungkan dengan adanya pesugihan seperti juru kunci, dukun, hingga penjual barang gaib.
"Karena ada agen-agen yang mengingkan hal seperti itu tetap ada dan berlanjut," lanjut Bani.
(*/tribunmedan/grid)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dukun-cabul-tribu_20170308_175532.jpg)