DULU Menolak Vaksin Sesumbar Stop Wabah Corona, Dukun Terkenal Ini Meninggal Akibat Covid
Elyantha White pernah mengklaim bisa menyetop wabah corona.Elyantha White juga sesumbar punya ramuan penangkal
Mantan Menteri Kesehatan Sri Lanka Pavithra Wanniarachchi sempat mempromosikan mengenai pengobatan dengan air yang diberkati tersebut. Namun Wanniarachchi terinfeksi Covid-19 dua bulan kemudian, dan harus dirawat di ruang perawatan intensif (ICU).
Ia kemudian diturunkan dari jabatannya, namun tetap berada di kabinet.
Elyantha White mendapat perhatian publik setelah pada 2010, legenda kriket India, Sachin Tendulkar, berterima kasih kepadanya karena telah merawat cedera lutut yang ia alami.
Tendulkar mengatakan perawatan itu membantunya mencetak rekor pukulan dunia melawan Afrika Selatan.
White mengaku pada tahun yang sama, ia memiliki kekuatan spesial sejak berusia 12 tahun.
Sejak itu, ia mulai merawat sejumlah bintang kriket India seperti Gautam Gambhir dan Ashish Nehra. Jenazah White dikremasi di Colombo pada sebuah upacara kematian.
Sempat Promosikan Air Berkat
Eliyantha White, seorang dukun terkenal yang mencoba mengakhiri wabah Covid-19 di Sri Lanka dengan air yang “diberkati” telah meninggal karena virus tersebut, pada Kamis (23/9/2021).
Eliyantha White juga merawat sejumlah bintang olahraga dan politisi papan atas termasuk perdana menteri Sri Lanka.
Pria 48 tahun tahun itu mengklaim pada November bahwa ia dapat mengakhiri pandemi Covid-19 di Sri Lanka dan negara tetangga India dengan menuangkan air "berkat" ke sungai.
Menteri Kesehatan Pavithra Wanniarachchi mendukung pengolahan air, tetapi terinfeksi dua bulan kemudian dan berakhir di unit perawatan intensif rumah sakit.
Baca juga: SELAMA INI Disimpan Reino Barack Awal Terpesona dengan Syahrini, Kenapa Bukan Luna Maya
Wanniarachch kemudian dicopot dari jabatannya, dan kehilangan portofolionya. Tetapi dia tetap berada di kabinet.
White menarik perhatian internasional pada tahun 2010 ketika pemain kriket legendaris India Sachin Tendulkar secara terbuka berterima kasih padanya karena telah mengobati cedera lutut, dengan mengatakan itu membantunya mencapai abad ganda internasional satu hari pertama melawan Afrika Selatan.
Dalam satu wawancara 2010, White mengklaim dia memiliki "kekuatan khusus" sejak usia 12 tahun.Sejak saat itu, dia telah merawat bintang kriket India lainnya, termasuk Gautam Gambhir dan Ashish Nehra.
Keluarga White mengatakan dia telah menolak vaksin Covid-19.
Jenazah White dikremasi di pemakaman utama Kolombo pada Kamis sesuai dengan peraturan karantina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/elyantha-white.jpg)