DAFTAR PEJABAT Didesak Mundur akibat Kebakaran Lapas Tangerang, Menteri Yasonna Laoly Jawab Begini

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, menanggapi soal permintaan agar dirinya mundur

Editor: Salomo Tarigan
Capture Youtube KompasTV
Menkumham Yasonna Laoly 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, menanggapi soal permintaan agar dirinya mundur dari jabatan akibat insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Yasonna mengaku ia memilih untuk tidak memikirkan hal itu.

Menurutnya, persoalan mundur atau tidak mundur adalah kewenangan dari Presiden.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat meninjau Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat meninjau Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021). (Vincentius Jyestha)

Daripada memikirkan hal itu, kata Yasonna, pihaknya lebih memilih fokus menangani musibah kebakaran ini.

Baca juga: Ada Nama Azis Syamsuddin, Semakin Jelas Suap AKP Robin Eks Penyidik KPK Didakwa Terima 11,5 Miliar

Hal tersebut disampaikan oleh Yasonna kepada Kompas TV pada Sabtu (11/9/2021).

"Kami tidak memikirkan hal itu, itu urusan pimpinan, yang kami pikirkan sekarang (bagaimana cara) kami menyelesaikan persoalan ini secepat mungkin," terang Yasonna.

Menurutnya, dalam kejadian seperti ini, pasti akan muncul banyak suara-suara publik.

Menanggapi hal tersebut, kata Yasonna, pihaknya tidak akan terganggu.

Jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang saat dibawa ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk keperluan identifikasi, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021).
Jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang saat dibawa ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk keperluan identifikasi, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Yasonna mengatakan insiden ini merupakan kejadian tak terduga atau musibah.

Sehingga alangkah baiknya jika lebih fokus dalam menangani dan mencari bagaimana solusinya daripada lepas tanggung jawab dengan mengundurkan diri.

Ia juga mengatakan akan mengevaluasi kejadian ini agar tidak terjadi di lapas lainnya.

"Pastilah dalam kejadian ini pasti ada suara macam-macam, itu sah-sah saja, silakan saja, kami tidak akan terganggu dengan hal itu."

"Kami akan berkonsentrasi menangani dan menyelesaikan masalah ini, juga mengevaluasi berapa lapas yang menurut kami berpotensi mengalami kejadian yang sama," kata Yasonna.

Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dinihari.
Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9/2021) dinihari. (Tribun Medan)

Dalam kesempatan yang sama, Yasonna juga mengabarkan sebanyak lima orang sedang diidentifikasi Inafis Polri.

Sementara, tiga orang yang meninggal dunia di rumah sakit, keluarganya telah mendapatkan santunan.

Baca juga: PENGAKUAN Mengejutkan Seorang Wanita Ngaku Istri Siri Ayah Taqy Malik, Pernikahan Diam-diam

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved