Keluarganya Tiba-tiba Ditembaki Secara Brutal, Gadis 11 Tahun Ini Selamat Karena Pura-pura Mati

Seorang gadis berusia 11 tahun berpura-pura mati ketika seorang mantan Marinir membunuh empat anggota keluarganya dalam pembantaian yang mengejutkan.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Tribunnews
Keluarganya Tiba-tiba Ditembaki Secara Brutal, Gadis 11 Tahun Ini Selamat Karena Pura-pura Mati. Foto ilustrasi 

Salah satu korban saat itu mengatakan, apa yang dikatakan Riley salah. Karena tidak ada yang bernama Amber di rumah itu.

Mereka juga mengatakan akan menelepon polisi jika Riley tidak pergi.

Baca juga: Dibutakan Cinta, Gadis Ini Nekat Nikahi Ayah Kandungnya Sendiri Gegara Alasan tak Lazim Ini

Baca juga: Gadis Ini Tiba-tiba Ditarik dan Dicabuli di Tengah Jalan, Tindakan Orang di Sekitarnya Bikin Berang

911 dipanggil sekitar pukul 19.30 dan petugas mendatangi rumah keluarga tersebut dan menghabiskan 20 menit mencari Riley, tetapi pria itu tidak ditemukan.

Dalam laporan, Riley ternyata kembali ke rumah dan menemui pacarnya.

Pria itu mengatakan pada kekasihnya bahwa dia bisa berbicara dengan Tuhan dan ketika pacarnya bangun, Riley sudah pergi.

Riley kembali ke rumah Gleason sekitar 04:30 pada hari Minggu.

“Diduga Riley meletakkan glowsticks untuk membuat jalan menuju rumah itu dan menarik perhatian petugas,” kata Judd.

Tak lama, seorang letnan mendengar suara tembakan.

Awalnya dia berpikir itu adalah tembakan otomatis dan segera meminta bantuan.

Ketika petugas tiba di rumah keluarga malang itu, mereka menemukan sebuah truk putih terbakar di jalan masuk.

Ilustrasi penembakan
Keluarganya Tiba-tiba Ditembaki Secara Brutal, Gadis 11 Tahun Ini Selamat Karena Pura-pura Mati. Foto Ilustrasi penembakan (Shutterstock)

Sementara Riley diketahui menyamar dan masuk ke rumah itu.

Para petugas melihatnya berlari ke dalam sebelum mendengar tembakan lagi.

Saat itu, mereka mendengar suara seorang wanita berteriak dan suara bayi yang merintih.

Pintu ke rumah itu dihalangi.

Saat petugas menuju pintu belakang rumah, mereka menemukan Riley yang tampaknya mengenakan pelindung seluruh tubuh.

Riley kemudian menembak petugas lebih dulu.

Tak lama, aksi baku tembak terjadi dan Riley berhasil melarikan diri.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved