China Lakukan Provokatif, Sebut AS Tak Sekuat yang Dibayangkan Orang, Bakal Pecah Perang Dunia Ke-3
Media pemerintah China mencap perang Afghanistan sebagai "pelajaran menyakitkan" bagi AS dan Sekutunya.
Rencana belanja militer Jepang tahun 2022
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan, mereka akan mengabaikan biaya upgrade 70 unit jet tempur F-15, yang rencananya akan menerima rudal baru dengan biaya mencapai 398,0 miliar yen.
Sebagai gantinya, pengeluaran akan dialihkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan.
Jumlahnya naik 114,1 miliar yen menjadi 325,7 miliar yen.
Beberapa teknologi yang akan menjadi fokus termasuk pesawat tanpa awak yang menggunakan kecerdasan buatan yang akan disiapkan untuk mendukung jet tempur generasi berikutnya.
Anggaran itu juga mencakup pengembangan sistem spektrum elektromagnetik untuk menembak jatuh drone dan ancaman udara lainnya dengan laser energi tinggi atau gelombang mikro.
Dari total anggaran yang diajukan, 130,0 miliar yen di antaranya akan digunakan kementerian untuk membeli lebih banyak jet tempur siluman canggih seri F-35.
Sementara 10,2 miliar yen akan digunakan untuk pengadaan kapal angkut kecil dan menengah untuk mendukung operasi pertahanan pulau terpencil di barat daya Jepang.
Kementerian Pertahanan Jepang berencana menempatkan unit rudal di Pulau Ishigaki untuk memperkuat kemampuan pertahanan di sekitar rantai kepulauan Senkaku yang disengketakan dengan China.
Anggaran sebesar 37,9 miliar yen juga disiapkan untuk pengadaan rudal standoff yang akan diluncurkan dari berbagai platform, termasuk kapal dan pesawat.
Belum cukup sampai di situ, Kementerian Pertahanan Jepang juga meminta 5,8 miliar yen untuk memodifikasi radar untuk kapal baru yang dilengkapi dengan sistem pencegat rudal Aegis.
Meski masih harus melalui berbagai proses untuk mendapat persetujuan, permintaan anggaran untuk tahun depan ini hampir dipastikan akan disetujui mengingat situasi keamanan kawasan yang memang sedang tidak menentu.
Sementara, Korea Selatan Nekat Naikan Utang Sampai 50% Demi Tingkatkan Pertahanan
Halnya dengan pemerintah Korea Selatan mengumumkan peningkatan belanja dalam anggaran tahunan di akhir masa jabatan lima tahun Presiden Moon Jae-in.
Peningkatan belanja yang cukup agresif ini dilakukan dengan mendorong segala prospek pencapaian anggaran berimbang di tengah defisit fiskal yang memburuk.
Pada Selasa (31/8/2021), Kementerian Keuangan Korea Selatan melaporkan, akan menganggarkan belanja pada rekor terbesar yakni 604,4 triliun won setara US$ 518,4 miliar di tahun 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/militer-australia.jpg)