News Video

Bupati Deliserdang Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Mulai 6 September

Disebutnya pembelajaran tatap muka ini akan dimulai 6 September mendatang. Diakui keputusan ini sudah disetujui oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Penulis: Indra Gunawan |

Bupati Deliserdang Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Mulai 6 September

TRIBUN-MEDAN.COM-DELISERDANG - Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan mengumumkan kalau Deliserdang akan segera melakukan pembelajaran tatap muka.

Disebutnya pembelajaran tatap muka ini akan dimulai pada 6 September mendatang.

Diakui keputusan ini sudah disetujui oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

"Jadi tadi barusan kami (Kabupaten/Kota) telah mengikuti rapat dengan Gubernur terkait diperbolehkannl atau tidaknya pembelajaran tatap muka. Intinya Kabupaten Kota yang tidak termasuk level 4 dan bukan zona merah diperbolehkan. Kita level 3 dan boleh untuk tatap muka,"ucap Bupati Ashari Tambunan di kantor Bupati Senin, (30/8/2021).

Ia menyebut Gubernur juga sudah mengeluarkan instruksi terkait hal ini.

Meski pembelajaran tatap muka bisa dilakukan mulai tanggal 1 September namun Deliserdang disebut telah menentukan kalau akan dimulai setelah tanggal 6 September.

Sisa waktu yang tersisa saat ini akan digunakan untuk mengecek persiapan-persiapan agar pelaksanaan tatap muka nanti bisa berjalan dengan sesuai yang diharapkan.

"Kalau persiapan kita terutama dari Dinas Pendidikan itu sebenarnya sudah lama dan bahkan sudah disusun. Tadi sempat kami kaji lagi dan disepakati tanggal 6 adalah yang tepat . Sisa hari yang tersedia untuk memastikan semua unsur mulai dari Kepala Sekolah, Pejabat sampai dengan Kades ataupun Lurah termasuk juga orang tua murid sudah siap untuk melakukannya,"kata Ashari.

Ashari menyebut dalam hal ini orang tua diperbolehkan untuk memberikan pendapat dan menolak kalau anaknya belajar tatap muka.

Disebut nantinya akan dipintai persetujuan orangtua murid apakah anaknya boleh belajar tatap muka atau tidak.

Jika tidak belajar mengajar akan tetap mengikuti daring.

"Tadi juga sudah ada dilaporkan ke saya oleh Kadis Pendidikan dan Asisten I bahwa tadi pagi itu sudah dilakukan simulasi di sekolah dan berjalan dengan baik. Untuk konsep belajar tatap muka ini tetap mengikuti instruksi Gubernur dan tatap muka hanya boleh dua kali dalam seminggu. Untuk jamnya maksimum hanya dua jam perhari,"kata Ashari.

Meski hanya beberapa jam, Ashari yakin kalau ini sudah merupakan kesempatan yang lebih baik di dapatkan oleh para pelajar.

Pemerintah disebut selalu menginginkan agar anak bisa cerdas namun disisi lain Pemerintah juga menginginkan kalau kondisi kesehatan anak juga tetap baik.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved