KRONOLOGI Bocah SD Pingsan Dipukuli Oknum TNI, Tangan Kaki Diikat, Padahal Belum Terbukti Curi HP

Dua bocah yang masih SD menjadi korban penganiayaan 2 orang oknum TNI. Kedua bocah mengalami penyiksaan karena dituduh mencuri handphone.

Editor: Salomo Tarigan
shutterstock
ilustrasi 

Oknum TNI Ngamuk Datangi Rumah Korban

Joni selaku ayah korban bercerita, kejadian itu berawal sejak Kamis (12/8/2021).

Pada saat itu oknum TNI berinisial AOK telah menuding PS mencuri ponselnya.

AOK sempat mendatangi langsung rumah PS lalu membawa PS ke kediaman oknum TNI berinisial B.

Ketika itu korban dipulangkan tengah malam, sesampainya di rumah korban diam tak mau bercerita apapun ke orangtuanya.

Keesokannya, pada Jumat (13/8/2021), AOK kembali mencari korban yang sedang bermain di Pantai Baa.

AOK saat itu menginterogasi PS yang masih ia tuding mencuri ponsel.

Selanjutnya pada Kamis (19/8/2021) malam, AOK bersama B dan beberapa rekan pelaku lainnya mendatangi rumah PS.

PERNAH DIANCAM KPK Hukum Mati, Juliari Batubara Divonis 12 Tahun Penjara, Mantan Mensos Pikir-pikir

PS kala itu ketakutan hingga bersembunyi di lemari kamar.

AOK memaksa masuk ke rumah korban lalu menemukan PS yang tengah bersembunyi di dalam.

Di rumah korban, korban dipukul oleh pelaku hingga mulutnya berdarah.

Tak berhenti di situ, korban kemudian dibawa ke rumah B.

Tidak lama kemudian, orangtua korban datang menyusul ke rumah B, di sana mereka mendapati anak mereka sudah tak berdaya dan tangan serta kaki anaknya diikat dengan tali.

INGAT Saipul Jamil Dibui karena Perbuatan tak Senonoh, Kini Bang Ipul Siapkan Profesi Baru YouTuber

Menurut pengakuan Joni, anaknya disiksa dalam kondisi terikat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved