KKB PAPUA

BERITA KKB PAPUA, 2 Orang Sipil Tewas Diserang KKB, Aparat Duga Kelompok Pimpinan Tendius Gwijangge

KKB kembali menyerang dua warga sipil Papua yang bekerja membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI
KKB Papua 

TRIBUN-MEDAN.com- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menyerang dua warga sipil Papua yang bekerja membangun jembatan di Sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyatakan kedua korban meninggal dunia akibat penyerangan tersebut.

"Benar bahwa telah terjadi pembantaian dua orang sipil pekerja PT Indopapua di jembatan Kali Brasa," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Ia menuturkan kelompok KKB Papua yang diduga bertanggungjawab atas penyerangan ini adalah KKB Pimpinan Tendius Gwijangge.

Baca juga: Pernah Diancam Ketua KPK Tuntut Mati, Hari Ini Juliari Batubara Divonis, Tuntutan Cuma 11 Tahun

"Dari keterangan olah TKP, diduga pelaku pembantaian tersebut adalah KKB Wilayah Yahukimo pimpinan Tendius Gwijangge," ujar dia.

Lebih lanjut, ia menambahkan kedua korban meninggal diidentifikasi saksi mata sebagai Rionaldo Ratu Roma dan Dedi Imam Pamungkas. Saat ini kedua jenazah sedang diperiksa secara medis di RSUD Dekai.

Ia memastikan, aparat tidak akan tinggal diam atas penyerangan tersebut.

"Aparat tidak akan tinggal diam dan mengusut tuntas sesuai prosedur hukum pelaku pembantaian pekerja PT Indopapua ini. Kepada warga masyarakat yang memiliki info seputar KKB Wilayah Yahukimo pimpinan Tendius Gwijangge agar tidak segan melapor ke kepolisian terdekat," pungkasnya.

Kontak senjata

Pada Minggu (15/8/2021) lalu terjadi baku tembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.  

Seorang personel TNI, Letda Inf Rudi Sipayung dikabarkan mengalami luka tembak dalam kontak senjata tersebut.

 Kontak senjata melibatkan personel Yonif 715/Matuliato.

Brigjen TNI Iwan Setiawan
Brigjen TNI Iwan Setiawan (Youtube TNI AD)

"Memang benar terjadi kontak tembak di Gome hingga menyebabkan satu prajurit dari Yonif 715/Matuliato terluka tembak," ujar Dandrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (16/8/2021).

Iwan menuturkan, kontak senjata terjadi ketika personel Yonif 715 tengah melakukan patroli.

Saat itu, tiba-tiba mereka disergap KKB yang langsung melepaskan tembakan.

Pernah Diancam Ketua KPK Tuntut Mati, Hari Ini Juliari Batubara Divonis, Tuntutan Cuma 11 Tahun

Kondisi korban yang terkena tembakan, sambung Iwan, kini dalam kondisi stabil.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved