Luhut Pandjaitan: Pemerintah Sedang Rencanakan Membuat Kartu Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat. . .

Pemerintah sedang merencanakan untuk membuat kartu vaksin Covid-19 sebagai syarat masyarakat untuk mengakses tempat umum.

Editor: AbdiTumanggor
Facebook/ Pater F. Gontha
Luhut Binsar Panjaitan (LBP). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah sedang merencanakan untuk membuat kartu vaksin Covid-19 sebagai syarat masyarakat untuk mengakses tempat umum.

Penerapan kebijakan itu nantinya dilakukan secara bertahap.

"Sekarang kita mau pelan-pelan orang yang mau masuk Malioboro harus punya kartu vaksin. Orang yang masuk Malioboro harus pakai ini (kartu vaksin)," ujar Luhut usai memantau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Setda Sleman, Jumat (6/8/2021).

Kartu tanda divaksinasi Covid-19 itu disebut Luhut juga bakal jadi syarat untuk masuk ke pusat perbelanjaan dan restoran.

"Jadi nanti kalian pergi ke restoran enggak pakai ini, tolak. Belanja enggak pakai ini, tolak. Karena ini demi keselamatan kita semua," tandasnya.

Adapun Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mendorong penggunaan kartu vaksin sebagai syarat masyarakat untuk berkunjung ke tempat-tempat umum, salah satunya destinasi wisata.

Kustini menyampaikan, sektor industri pariwisata hampir seluruhnya terdampak selama pandemi Covid-19.

Hal itu juga berdampak pada menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini banyak diperoleh dari kegiatan pariwisata.

"Ini (kartu vaksin) solusi untuk tempat wisata agar tidak kolaps," tegasnya.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Hotel Borobudur Indah Kota Magelang, Jawa Tengah, yang menjadi lokasi isolasi mandiri terpusat (isoter) pasien Covid-19 tanpa gejala, Jumat (6/8/2021).

Rombongan Luhut tiba di hotel yang berada di Jalan A Yani Kota Magelang itu disambut Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz, Wakil Wali Kota Magelang Kiai M Mansyur, dan sejumlah pejabat pemerintah daerah setempat.

Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tampak hadir mendampingi Luhut.

Di hadapan sejumlah pasien, Luhut memberikan motivasi dan semangat kepada para pasien yang sedang menjalani isolasi agar tidak berkecil hati. Sebab, mereka akan terus diperhatikan, tidak hanya dari sisi kesehatan, tapi juga makanan dan tempat layak.

"Kita beruntung di sini (isoter) ada tim kesehatan, makanan tercukupi. Bapak, Ibu jangan pernah berkecil hati, ya. Saya punya anak kena (Covid-19), menantu-menantu saya juga ada kena. Alhamdulillah sudah sehat semua," ujar Luhut.

Menurut Luhut, Covid-19 bukan penyakit aib. Virus ini telah menjadi pandemi global. Oleh karena itu, perlu kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terlebih, saat ini merebak Covid-19 varian Delta yang lebih ganas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved