Belum Sempat Rasakan Malam Pertama, Pria Ini Meregang Nyawa di Hari Pernikahan, Keluarga Syok

Pernikahan merupakan salah satu momen paling bahagia bagi pasangan yang saling mencintai. Tak sedikit pasangan yang menantikan momen sakral sekali

Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Belum Sempat Rasakan Malam Pertama, Pria Ini Meregang Nyawa di Hari Pernikahan, Keluarga Syok. Foto ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com –  Pernikahan merupakan salah satu momen paling bahagia bagi pasangan yang saling mencintai.

Tak sedikit pasangan yang menantikan momen sakral sekali seumur hidup ini.

Bahkan ada seorang pria dan wanita yang rela menunggu sampai 9 tahun demi bisa melangsungkan pernikahan.

Namun nahas, tepat di malam pertamanya, sang mempelai pria justru mengembuskan nafas terakhirnya.

Baca juga: IBU Atta Halilintar Dapat Kiriman Baju dari Krisdayanti, Sampai Dititipkan ke Siti Nurhaliza

Baca juga: Lihat Anaknya, Dinar Candy Pakai Bikini, Sang Ayah Langsung Jatuh Sakit

kisah pilu itu nyatanya benar-benar dialami oleh pasangan pengantin bernama Khue dan Hung pada 2019 silam.

Diwartakan GridPop (10/3/2019), Khue dan Hung diketahui telah berpacaran selama 9 tahun.

Sayang, tepat di hari pernikahannya, Khue justru menelan pil pahit karena harus kehilangan Hung untuk selama-lamanya.

Ilustrasi pernikahan.
Belum Sempat Rasakan Malam Pertama, Pria Ini Meregang Nyawa di Hari Pernikahan, Keluarga Syok. Foto ilustrasi (LoveThisPic)

Dikisahkan oleh Feedytv.com (28/1/2019), Khue dan Hung memiliki umur yang sama.

Keduanya lulus bersama dan memulai karier bersama dari nol.

Khue pun dengan sabar menunggu Hung untuk lebih sukses agar mereka bisa menikah.

Setelah keuangan Khue dan Hung dirasa cukup, keduanya pun memutuskan untuk menikah.

Selayaknya pengantin baru, kebahagiaan terpancar dari pasangan tersebut.

Baca juga: Pesta Pernikahan Berubah Malapetaka, 17 Pengiring Pengantin Tewas Disambar Petir

Baca juga: TERUNGKAP Fakta Pernikahan Tyas Mirasih Tetiba Digugat Cerai Secara Online, Teman Sejak SMP

Malam pertama sebagai suami istri pun akhirnya akan mereka lalui, namun tiba-tiba Khue berteriak.

"Tolong! Hung pingsan," teriak Khue.

Tak lama Hung pun dibawa ke rumah sakit dan di sana dokter mengungkapkan bahwa Hung terkena kanker perut stadium akhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved