Kesehatan
SELAIN COVID Varian Delta, Varian Lambda Lebih Berbahaya, Orang yang Sudah Divaksin pun Terjangkit
Varian Lambda mengamuk di Argentina dan Chili, menginfeksi orang yang telah divaksinasi secara penuh.
TRIBUN-MEDAN.com - Saat varian baru virus corona (Covid-19) B.1.617.2 (Delta) terus menyebar ke seluruh negara bagian di Amerika Serikat (AS), varian Lambda mengamuk di Argentina dan Chili, menginfeksi orang yang telah divaksinasi secara penuh.
Bahkan varian yang lebih berbahaya diprediksi muncul di masa depan.
Dikutip dari laman Sputnik News, Kamis (5/8/2021), para ahli mengatakan bahwa di masa depan, varian yang disebut 'varian kiamat' ini diperkirakan akan muncul.
Varian ini pun disebut akan bersifat sangat kebal terhadap vaksin, lalu menyebar seperti api dan membuat lebih banyak korbannya merasakan gejala yang jauh lebih sakit dibandingkan yang ditimbulkan dari varian sebelumnya.
Menurut para ahli, kemunculan varian yang lebih menular daripada Delta bukan merupakan hal yang mustahil.
Direktur Patologi Molekuler di Cedars-Sinai Medical Centre, Eric Vail mengatakan bahwa ia tidak akan merasa 'sangat terkejut' jika ada varian lain yang muncul, bahkan dengan sifat yang lebih menular.
Varian baru ini mungkin saja berpotensi lebih kebal terhadap vaksin, karena mutasinya dapat sedikit mengubah bentuk protein lonjakan pada virus yang berfungsi sebagai target antibodi dan mengurangi efisiensi vaksin.
Sementara penolakan dari sebagian besar masyarakat dunia untuk divaksinasi, membuat mereka yang belum memperoleh vaksinasi ini harus 'siap menjadi laboratorium mutasi Covid-19 yang hidup'.
Seperti yang disampaikan Dokter, Peneliti Penyakit Menular sekaligus Kepala Tenaga Kesehatan di University of Michigan, Preeti Malani.
"Akan sangat sulit untuk menghentikan kemunculan varian baru ini dengan hanya memakai masker dan menjaga jarak sosial pada saat ini. Vaksin adalah kuncinya, dan keragu-raguan terhadap vaksin adalah hambatannya," kata Malani.
5 Tanda Covid-19 Sudah Masuk Paruparu
Jika ada penderita paru, jangan sepelekan sejumlah hal ini jika terkena Covid-19.
Saat sudah menyebar ke paru-paru, virus Corona biasanya menimbulkan sejumlah tanda atau gejala khusus.
Tanda ini bisa dirasakan sebagai peringatan yang lebih parah.
Virus ini memang menyerang paru-paru sebagai target utama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-coronacovid-19.jpg)