News Video
Giliran Kapolda Irjen Eko Indra Heri Diperiksa Mabes karena Donasi Fiktif Rp 2 Triliun Akidi Tio
Babak baru kasus donasi fiktif Rp 2 triliun Akidi Tio, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri diperiksa Mabes Polri
Ia lahir di Palembang pada 23 November 1964 atau saat ini berusia 56 tahun.
Eko lulus dari Akpol tahun 1988.
Selama di kepolisian, ia berpengalaman di bidang Sumber Daya Manusia.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Sumsel, sejumlah jabatan strategis pernah ia emban.
Di antaranya ia pernah menjadi Kapolres Lahat, Kapolres Demak hingga Karo SDM Polda Lampung.
Di luar jabatan di Polri, Irjen Eko baru-baru ini juga dikukuhkan sebagai guru besar di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK–PTIK).
Dikutip dari stik-ptik.ac.id, pengukuhan guru besar tersebut dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Ketua STIK-PTIK, Irjen Pol Yazid Fanani pada Senin (21/6/2021).
Selain Eko Indra Heri, dua perwira lain yang ditetapkan sebagai Guru Besar STIK-PTIK adalah Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksa.
Berikut detail riwayat jabatan Irjen Eko:
- Kapolres Lahat
- Kapolres Demak (2007)
- Kasubbag Sisdalpers Bag Jiansis Rojianstra SDE SDM Polri
- Gadik Utama Dit Akademik PTIK (2010)
- Karo SDM Polda Lampung (2011)
- Analis Kebijakan Madya bidang Watpers SSDM Polri (2012)
- Kabagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2013)
- Kabagren Rojianstra SSDM Polri (2014)
- Karojianstra SSDM Polri (2015)
- Karobinkar SSDM Polri (2017)
- Asisten SDM Kapolri (2018)
- Kapolda Sumatra Selatan (2020)
Sebagian berita dilansir dari Tribunnews