KONDISI Mantan Menteri Kesehatan Farid Moeloek dan Istri Terjangkit Covid-19| Covid pada Hewan
Farid Anfasa Moeloek dan Menteri Kesehatan periode 2014-2019 Nila Moeloek tengah menjalani perawatan di RS Ciptomangunkusomo
TRIBUN-MEDAN.com- Menteri Kesehatan periode 1998-1999 Farid Anfasa Moeloek dan Menteri Kesehatan periode 2014-2019 Nila Moeloek tengah menjalani perawatan di RS Ciptomangunkusomo (RSCM) Jakarta.
Pasangan suami istri itu terkonfirmasi terpapar Covid-19.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM saat dikonfirmasi Rabu (4/8/2021).
"Betul bahwa Ibu Nila Moeloek terpapar Covid-19. Dokter menyarankan dirawat agar lebih mudah untuk diawasi," ujar perempuan yang biasa disapa Wiwid ini.
Widyawati mengatakan, Prof Nila dan Prof Farid masuk rumah sakit sejak Senin (2/8).
Meski demikian, ia tidak menjelaskan detail keadaan keduanya dan meminta masyarakat agar keduanya dapat segera sehat kembali.
"Mari kita bantu dengan doa agar Ibu Nila dapat segera sembuh dan kembali beraktivitas," ujarnya.
Sebelumnya secara terpisah, kabar kedua mantan menkes masuk rumah sakit juga disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban pada Selasa (3/8).
"Mari luangkan waktu sejenak untuk mendoakan Prof Nila Moeloek dan Prof Farid Anfasa Moeloek. Dua mantan menteri kesehatan ini sedang dalam perawatan khusus di salah satu rumah sakit Jakarta. Semoga Allah memberkahi mereka kesembuhan dalam perjuangannya melawan Covid-19. Amin," tulisnya dalam akun twitternya.
500 Kasus Infeksi Covid-19 pada Hewan
Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa sejak awal Pandemi Maret 2020 lalu, telah ada laporan infeksi Covid-19 pada hewan dan satwa liar. Secara keseluruhan sejak awal Pandemi terdapat 500 kasus infeksi Covid-19 pada hewan.
"Secara global saat ini tercatat 500 kasus pada 10 spesies di 30 negara," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual, Selasa, (3/8/2021).
Meskipun demikian menurut Wiku, belum ada laporan penularan Covid-19 dari hewan ke manusia. Oleh karenanya Wiku meminta, para pemilik hewan untuk tidak panik dengan adanya kasus infeksi Covid-19 pada hewan.
"Masyarakat pemilik hewan peliharaan diimbau tidak panik dan selalu merawat dan memenuhi kesejahteraan hewan peliharaan," katanya.
Wiku menyarankan para pemilik hewan untuk menghindari kontak dengan hewan peliharaan ketika sedang terinfeksi Covid-19. Selain itu juga kurangi kontak hewan dengan orang yang belum divaksin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mantan-menteri-kesehatan-nila-moeloek-da.jpg)