TERUNGKAP Penyebab Kematian Salamat Sianipar, Korban Pengeroyokan Warga Karena Terpapar Covid-19

Kematian ini bukan semata-mata Covid. Informasi yang dibocorkan sepupu salamat bernama Tetty Sianipar, ada penggumpalan darah.

Penulis: Arjuna Bakkara |
HO
Salamat Sianipar, pasien positif Covid-19 di Toba disiksa oleh warga.(HO) 

Salamat Sianipar kini telah pergi untuk selamanya, dan pasti dikuburkan dengan protokol COVID-19.

"Sangat kecil kemungkinan dilakukan autopsi terhadap jenazah Salamat Sianipar, untuk mencari tentang penyebab kematiannya. Akan tetapi kita semua, khususnya Polri berhutang untuk menyelesaikan kasus tindak pidana penganiayaan secara bersama- sama yang telah dilaporkan oleh Lisbet Sitorus," ujar Sutrisno Pangaribuan.

Demi keadilan dan kepastian hukum bagi Alamarhum Salamat Sianipar, diminta kepada Polda Sumatera Utara untuk mengambil alih penanganan  Laporan Polisi Nomor: LP/B/270/VII/2021/SPKT/POLRES TOBA/POLDA SUMUT, tertanggal 24 Juli 2021 dari istri korban, Lisbet Sitorus, dengan perkara Tindak Pidana Penganiayaan Secara Bersama- sama dari Polres Toba. Pengambilalihan tersebut untuk mengurangi potensi mobilisasi massa dari para pihak saat dilakukan pemeriksaan.

"Kepada Pemerintah, Pemerintah Daerah, khususnya Satgas Penanganan COVID-19 diminta lebih serius dan lebih manusiawi dalam penanganan Pandemi COVID-19 ini. Demikian juga kepada seluruh rakyat Indonesia, diminta untuk tetap memenuhi protokol kesehatan. Kita semua harus bergotong royong dalam pengendalian COVID-19 agar kita segera keluar dari Pandemi COVID-19 ini," ujar Sutrisno.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved