MENCENGANGKAN, Polisi Kejar Mati-matian Pencuri Kotoran Sapi Senilai Rp 310 Ribu, Ini Alasannya
Kendati demikian, umumnya pencuri akan mengambil barang-barang berharga yang memiliki nilai tinggi. Namun baru-baru ini, muncul sebuah kasus
Beberapa orang Hindu di India menganggap sapi adalah hewan suci.
Mereka memanfaatkan kotoran dan air seni sapi sebagai obat-obatan dan praktik lainnya.
Baca juga: Warga India Baluri Tubuh Pakai Kotoran Sapi Agar Terbebas dari Covid-19, Dokter: Belum Terbukti
Baca juga: Sudah 10 Hari Puskesmas di Medan Tak Punya Vaksin Covid-19, Suntikan Kedua Terpaksa Ditunda
Pada 2019, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menginvestasikan miliaran rupee untuk penelitian pengembangan obat-obatan dan produk kebersihan dari kotoran dan urin sapi.
Pemerintah ingin mendorong produksi pasta gigi, sampo, dan obat nyamuk dari kotoran dan urin sapi.
Diwartakan Kontan Mei 2021 lalu, warga India juga sempat membuat geger dunia lantaran melakukan terapi kotoran sapi secara massal.
Dilansir dari Reuters, di negara bagian Gujarat, India Barat, beberapa orang secara rutin mendatangi penampungan sapi untuk melumuri tubuh mereka dengan kotoran dan urin sapi.
Bukan tanpa alasan, orang-orang meyakini kotoran dan urin sapi memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh hingga menyembuhkan Covid-19.
Namun banyak dokter menyayangkan praktik pengobatan Covid-19 dengan kotoran dan urin sapi di India lantaran dianggap bisa menyebarkan penyakit lain.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Gridpop.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mandi-kotoran-sapi.jpg)