Sudah 10 Hari Puskesmas di Medan Tak Punya Vaksin Covid-19, Suntikan Kedua Terpaksa Ditunda
Menurut kepala puskemas, antusiasme warga yang ingin disuntikkan vaksin cukup tinggi. Padahal jumlah pasokan vaksin tidak banyak.
Penulis: Fredy Santoso |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puskesmas di Kota Medan kehabisan vaksin Covid-19 sejak sepuluh hari terakhir.
Puskesmas yang tidak lagi memiliki persediaan vaksin antara lain Puskesmas Padangbulan dan Puskesmas Simalingkar.
Kepala UPT Puskesmas Padangbulan, Drg Sufania mengatakan, stok vaksin di puskesmas itu sudah habis sejak sepuluh hari terakhir.
Akibatnya, jadwal vaksinasi massal tahap kedua harus tertunda karena persediaan sama sekali tidak tersedia.
"Kalau di Puskesmas ini sudah agak lama. Lebih kurang 10 hari," kata Kepala UPT Puskesmas Padangbulan, Medan Drg Sufiana, di Jalan Jamin Ginting, Medan, Jumat (30/7/2021).
Menurutnya, antusiasme warga yang ingin disuntikkan vaksin cukup tinggi. Padahal jumlah pasokan vaksin tidak banyak.
Akibat banyaknya warga yang melakukan vaksin dosis pertama, kini warga yang sudah dijadwalkan untuk vaksin kedua harus ditunda.
"Bulan Juli ini rata-rata vaksin kedua. Tapiakibat banyaknya warga yang vaksin pertama pada bulan Juli, stok untuk vaksin kedua terpaksa dipakai untuk warga yang baru pertama divaksinasi," ucapnya.
Ia mengaku belum bisa memastikan kapan vaksin tersedia di puskesmas.
"Insyaallah awal Agustus masuk. Ini kabarnya sudah dekat ya . Kita tunggulah beberapa hari kemungkinan dalam distribusi perjalanan," Ucapnya. (cr25/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stok-vaksin-medan-kosong.jpg)