Bocah 10 Tahun jadi Yatim Piatu Gegara Covid-19, Potret Pilu Sebatang Kara : Kenapa Ayah Ibu?
Vino di rumah, ayah dan ibunya di rumah sakit hingga meninggal. Ibunya meninggal 19 Juli. Ayahnya 20 Juli," kata Margono.
TRIBUN-MEDAN.com - Bocah 10 tahun menjadi yatim piatu gara-gara Covid-19. Potret pilunya terlihat sebatang kara di rumah Isoman
Ayah, ibu, dan calon adiknya meninggal akibat Covid-19, bocah 10 tahun ini kini hidup sebatang kara.
Aldino Dafa Raharjo atau yang akrab disapa Vino adalah bocah 10 tahun, korban dari jahatnya Covid-19.
Baca juga: Pacaran dengan Rossa, Ternyata Afgan tak Pernah Keluar Uang Setiap Jalan, Ivan Gunawan Sampai Kesal
Bagaimana tidak, akibat Covid-19, Vino harus kehilangan ayah, ibu dan calon adik untuk selama-lamanya.
Bahkan kini Vino harus hidup sebatang kara dan menjalani sisa isolasi mandirinya di rumah tanpa keluarga.
Tak hanya kehilangan, untuk melihat pemakaman ayah, ibu, dan calon adiknya saja Vino ternyata tak bisa.
Bocah 10 tahun ini rupanya masih harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Kampung Linggang, Purworejo, Kabupaten Kutai Barat.
Baca juga: Bacaan Zikir Pagi Terhindar Wabah Covid-19, UAH Ajarkan Kunci Kekuatan Doa Nabi Muhammad
Diketahui, ibunda Vino meninggal dunia akibat Covid-19 dalam kondisi tengah hamil lima bulan.
Dilansir TribunnewsBogor com dari Kompas, Margono, sang paman menyebut ibunya Vino, Lina Safitri (31) meninggal dalam kondisi hamil 5 bulan pada Senin (19/7/2021).
Baca juga: Artis Cantik Nora Alexandra Murka, Emosi Difitnah Tak Nasehati Jerinx, Pesannya Menohok
Berjarak satu hari, sang ayah, Kino Raharjo (31) meninggal dunia pada Selasa (20/7/2021).
Orangtua Vino dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar, Kutai Barat karena positif Covid-19.
Ayah Vino yang sehari-hari berjualan pentol keliling di Kutai Barat adalah perantau dari Sragen, Jawa Tengah.
Baca juga: Bacaan Doa Salat Tahajud Kunci Keselamatan Dunia Akhirat, Terdapat 10 Keutamaan yang Luar Biasa
Margono bercerita, adiknya, Kino Raharjo sempat vaksin pertama pada 29 Juni 2021.
Ia kemudian jatuh sakit. Keluarga sempat mengira Kino sakit tipes dan efek dari vaksin.
Dalam kondisi tidak sehat, Kino tetap berjualan pentol keliling dan sempat kehujanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vino-bocah-kelas-tiga-sekolah-dasar.jpg)