Luhut Panjaitan Sasaran Kritik Politisi Demokrat soal Obat Covid, Belum Lagi Tabung Oksigen Langka
Didi Irawadi Syamsuddin mengkritik Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan terkait penanganan pandemi Covid-19.
"Sangat disayangkan pemerintah tidak mampu mengendalikan situasi lapangan tersebut dengan baik," katanya.
Dari fakta yang ada jumlah kasus baru dan kematian akibat virus Corona trennya terus meningkat tinggi menunjukkan bahwa kondisi Covid-19 Indonesia memang tidak terkendali.
Oleh karenanya, pemerintah harus jujur jangan memberi kesan kepada rakyat seolah-olah Indonesia baik-baik saja.
"Jika pemerintah tidak transparan maka akan bisa fatal, sehingga rakyat menganggap ini hal biasa bukan hal gawat. Akibatnya penyebaran dan kematian terus makin meningkat," tegasnya.
Menurut Didi, langkah pemerintah harus jelas, terukur dan berdampak. Hentikan memainkan psikologi rakyat, membuat framing dengan statement-stament yang menyebutkan bahwa kasus Covid-19 bisa dikendalikan, bahwa Indonesia baik-baik saja.
"Padahal bisa kita lihat sudah ada negara-negara yang mulai menarik warga negaranya dari Indonesia, khawatir keselamatan jiwanya. Apakah fakta-fajta ini tidak cukup untuk mengatakan keadaan sudah genting?" ungkapnya.
"Alangkah baiknya meningkatkan langkah-langkah penanganan secara strategis bukan sekadar seremonial. Langkah yang bisa dilakukan mulai dari penyiapan fasilitas kesehatan, optimalisasi nakes serta percepatan vaksinasi," tutupnya.
• Dampak PPKM Darurat, Pedagang Kopi Bawa Dagangannya Keliling Tawarkan Kepada Masyarakat
(Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gak-main-main-luhut-panjaitan-ancam-distributor-obat-berani-cari-untung-permainkan-harga.jpg)