Lirik dan Arti Lagu Karo Padang Sambo, Anak Yang Menunggu Ayahnya Ikut Berperang

Lagu ini, sedikit banyak bercerita tentang kerinduan anak-anak yang ditinggal berperang oleh orangtuanya. 

Editor: Ayu Prasandi
HO
Lagu Padang Sambo 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Siapapun yang mendengar lagu Pedang Sambo buah karya komponis nasional asal Karo Djaga Depari musti hanyut dalam haru.

Lagu ini, sedikit banyak bercerita tentang kerinduan anak-anak yang ditinggal berperang oleh orangtuanya. 

Lagu ini juga merupakan timang-timang seorang kakak kepada adiknya yang sangat merindukan ayahnya. Ia membujuk adiknya agar jangan menangis dan terus berharap agar orangtuanya dapat pulang dengan selamat.

Harapan tersebut termuat dalam lirik Mulihna pagi mbaba berita simehuli yang artinya pulangnya esok hari membawa berita yang baik.

Baca juga: Lirik Lagu Karo Teman Asa Metua dari Jaya Sembiring

Berikut lirik dan arti lagu Padang Sambo karya Djaga Depari.

Padang Sambo
Karya Djaga Depari

Seh kal bergehna bage i tengah juma 
Rikut udanna gembura 
Wari si ben pe bage ndabuh kugelapna 
I juma-juma i padang sambo 
Doah kudidong ola megogo 

Karaben i padang sambo 

Ula kal tangis turang ula metuli 
De langa gia bapanta mulih 
Ibas tugasna nari la erlatih-latih
Ngkawali rayat si la erpilih 
Doah kudidong ula megogo 
Karaben i padang sambo

Tangis kal turang singuda ari 
Terbapa-bapa la erngadi-ngadi 
Mejuah-juah kal gelah bapanta 
Mulih ia pagi mbaba berita si mehuli 
I juma-juma I padang sambo 
Doah kudidong ula megogo 
Doah kudidong ula megogo 

Artinya.

Cuacanya sungguh dingin Ditengah ladang 
Beserta hujan yang begitu deras 
Hari yang sore seolah sudah seperti malam hari
Di Ladang-Ladang di Padang Sambo
Timang-timang kesayanganku 

Baca juga: Lirik Lagu Karo Antara Orangtua Ras Ate Ngena by Mey Permata Tarigan

Sore ini di Padang Sambo 

Janganlah kau menangis, jangan tergesa-gesa 
Walaupun Ayah kita belum pulang, dari tugasnya yang tidak mengenal lelah
Menjaga rakyat tanpa memilih
Timang-timang kesayanganku 
Sore ini di Padang Sambo

Sungguh menangis adikku 
Memanggil-manggil Ayah yang tidak pernah berhenti 
Semoga selamat Ayah kita adikku 
Pulang dengan membawa kabar bahagia

Di Ladang-ladang di Padang Sambo 

Timang-timang kesayanganku

(cr21/tribun-medan.com)
 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved