Tetap Buka Warkop demi Urusan Perut 5 Anak, Pria Ini Dihukum Denda Rp 300 Ribu dan Kurungan
Media sosial diramaikan video viral adu mulut antara pemilik warung kopi (warkop) dengan petugas PPKM Darurat Medan, Sumatera Utara.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Media sosial diramaikan video viral adu mulut antara pemilik warung kopi (warkop) dengan petugas PPKM Darurat Medan, Sumatera Utara.
Pedagang bernama Rakesh itu menolak menutup usahanya di Jalan Gatot Subroto, Simpang Nibung, selama PPKM Darurat Medan.
Saat didatangi petugas PPKM darurat Medan, Rakesh menyebutkan tetap akan membuka warkopnya karena menyangkut urusan perut istri dan kelima anaknya.
Ia bahkan sentilan menohok kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
"Bagaimana kehidupan anak istri saya? Ada pemerintah kasih bantuan, Bobby dan Edy Rahmayadi ada kasih bantuan?" tanya Rakesh ke petugas.
Petugas PPKM Darurat Medan akhirnya meninggalkan 'Warkop DKI Astuti' milik Rakesh. Namun, persoalan ini berbuntut panjang.
Esok harinya, Rakesh harus berurusan dengan hukum. Ia disidang dan dijatuhi hukuman denda Rp 300 ribu dan kurungan dua hari dengan masa percoba 14 hari.
BACA: VIRAL PEDAGANG KOPI DIHUKUM
Berikut fakta-fakta pedagang warkop dihukum di masa PPKM Darurat Medan :
1. Adu Mulut dengan Petugas
Usaha warkop Rakesh di Jalan Gatot Subroto, Simpang Nibung, didatangi petugas Satpol PP, Kepolisian, dan TNI pada Rabu (15/7/2021) malam.
Petugas meminta Rakesh mematuhi aturan PPKM Darurat Medan.
Rakesh bergeming. Ia menyatakan bahwa usaha warkop ini merupakan tulang punggung perekonomian keluarganya.
Ia mempunyai istri dan lima orang anak. Urusan perut, sekolah, dan lainnya bertumpu pada usaha warkop ini.
"Bagaimana kehidupan anak dan istri saya? Pemerintah ada kasih bantuan? Kasih imbauan (tutup usaha) ya kasih bantuan ke rakyat kecil. Jangan menindas rakyat kecil begini. Itu pesan aku ya, sampaikan ke Bobby dan Edy Rahmayadi,” ucap Rakesh.
Petugas PPKM Darurat Medan mengalah dan menghindari cekcok dengan pemilik warkop.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemilik-warung-kopi-yang-menolak-tutup-saat-kena-razia-ppkm-darurat.jpg)