News Video
PPKM Darurat, Penumpang Angkutan Umum dengan Kebutuhan Mendesak Akhirnya Lega
Tria, warga Deliserdang, sempat bingung saat dicegat dan diminta turun dari angkutan umum pada saat melintas dari Posko Penyekatan Riveria.
Penulis: Arjuna Bakkara |
PPKM Darurat, Penumpang Angkutan Umum dengan Kebutuhan Mendesak Akhirnya Lega
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Tria, warga Deliserdang, sempat bingung saat dicegat dan diminta turun dari angkutan umum pada saat melintas dari Posko Penyekatan Riveria, Tanjung Morawa, Medan, Kamis (15/7/2021).
Tria, baru saja pulang dari sebuah pabrik di Deliserdang sehabis mengantar lamaran.
"Mau ke Patumbak, baru dari Deliserdang ngantar lamaran kerja," ujar Tria.
Amatan Tribun-Medan.com di lokasi, satgas yang terdiri dari aparat gabungan memberhentikan sebagian angkutan.
Sejumlah angkutan umum yang melintas pun digiring ke posko dan penumpangnya dimintai alasan masuk ke Medan.
Tria yang merupakan satu diantara penumpang sempat bingung ketika disuruh kembli ke Deliserdang.
Setelah menjelaskan alasannya masuk ke Medan, Tria dihadapkan dua pilihan.
Pertama, diminta menunjukkan kartu vaksin dan juga swab antigen di posko penyekatan.
Awalnya Tria bingung dan mengira swab antigen di posko, berbayar.
Setelah mengetahui swab antigen di posko gratis, Tria pun menjalani tes.
Setelah mendapat hasil dan dinyatakan negatif, akhirnya Tria lega dan bisa melanjutkan perjalanan ke Patumbak.
Usai di Swab,Tria menyatakan bukan takut untuk melakukan swab antigen akan tetapi ia takut pembayaran swab yang mahal.
"Bukan bukan takut tadi saya gak bawak uang lebih takutnya berbayar ternyata gratis," ucapnya.
Sementara saat dikonfirmasi Kanit Lantas Polsek Patumbak, Iptu Morasati Hasibuan yang bertugas di pos penyekatan Rievera selaku kepala pengendali penyekatan, menyatakan sejauh ini semua masih berjalan aman.