Cerita Seleb

Bukan Gisel, Gading Marten Akui Penyesalan Hidup Lewatkan Artis Super Cantik Tanah Air Ini

Dulu tuh gue emang suka, sukanya suka beneran, bukan ngefans tapi emang suka, Jadi salah satu penyesalan hidup gua adalah gue kenal

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Dedy Kurniawan
Instagram @gadiiing
Gading Marten Akui Penyesalan Hidup Lewatkan Artis Super Cantik Tanah Air Ini 

Selain sibuk dengan berbagai aktivitasnya, Dian adalah seorang ibu rumah tangga dari dua anak perempuannya Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo.

Sedangkan suaminya, Maulana Indraguna Sutowo adalah seorang pengusaha ternama.

Baca juga: Angel Lelga Berderai Air Mata, Bagikan Kabar Duka dari Rhoma Irama : Innalillahi

Punya Suami Konglomerat

Dia adalah CEO PT Mugi Rekso Abadi, Abadi Soetikno Soedarjo.

Dipanggilnya Indraguna Sutowo banyak mencuri perhatian netizen.

Kendati jarang terkspos, Indraguna ternyata bukan orang biasa.

Ia lahir dari keluarga konglomerat.

MRA Grup tempatnya berkerja saat ini merupakan buah pikir ayahnya Adiguna Sutowo dengan Soetikno Soedarjo.

MRA Grup bergerak di bidang media dan gaya hidup.

MRA Grup menanungi media semisal Hard Rock FM, i-Radio, MTV Radio, majalah Cosmopolitan, hingga Hard Rock Cafe.

Andiguna Sutowo dikenal sebagai sosok sebagai pebisnis sukses.

Andiguna Sutowo sendiri merupakan putra dari tokoh berpengaruh pada masa Orde Baru, Ibnu Sutowo.

Ibnu Sutowo sendiri adalah seorang tokoh militer di era itu sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina.

Tak heran, apabila anak cucunya meneruskan bisnis miliknya yang telah mengakar di Indonesia.

Inilah jejak keluarga, suami Dian Sastrowardoyo. Indraguna Sutowo yang sudah terlahir dari keluarga pebisnis kaya raya.

Dikagumi Gading Marten

Gading Marten dan Dian Sastro sebenarnya bukan teman sekolah.

Namun karena perasaan suka tersebut, Gading meminta teman-temannya yang satu sekolah dengan Dian untuk mengenalkan mereka.

"Gue dulu kenal dia belum megang handphone sendiri, jadi gue nelpon dia tuh nomornya beda-beda. Dan nelfonnya masih ke rumah," cerita Gading dengan senyum lebar.

"Minjem temen, minjem bokap. Gue ampe sekarang masih inget nomor telpon rumahnya (Dian)," ujarnya.

Momen pertemuan pertama dengan Dian Sastro sampai tak bisa dilupakan Gading.

"Akhirnya ketemu Dian di PS (Plaza Senayan)," kata mantan suami Gisella Anastasia ini.

Karena tak berani sendirian, Gading mengajak salah satu rekannya.

Meski bilang akan sendirian, Dian Sastro rupanya juga datang bersama rombongan teman-temannya.

Di situ lah perkenalan Gading dan Dian semakin intens. Bahkan keduanya pernah bersama menonton band Gigi tampil.

Gading masih mengingat ucapan Dian yang menyukai lagu "Damainya Cintaku" milik Gigi.

Kendati begitu, Gading dan Dian Sastro tak pernah berpacaran.

"Enggak pernah (jadi pacar). Gue suka aja," jelas Gading.

Armand Maulana kemudian mengingatkan Gading soal momennya sok ngobrol dengan bahasa Inggris di depan Dian Sastro.

Gading menceritakannya dengan malu-malu dan mengakui betapa dirinya dengan Dian amat berbeda "kelas".

"Emang gue menganggap gue ama Dian itu beda kelas banget lah, Makanya kalo gue ketemu dia tuh antara malu, tapi masih ngefans. Gue kalo ketemu dia tuh masih speechless," ujar Gading

Dian Sastro dan suami
Dian Sastro dan suami (Instagram @therealdiansastr)

Satu Film dengan Gading Marten

Guru-guru Gokil merupakan film asal Indonesia yang baru saja dirilis pada 17 Agustus 2020 lalu.

Film bergenre komedi drama ini disutradarai oleh Sammaria Simanjuntak.

Film ini dibintangi oleh Gading Marten, Dian Sastrowardoyo, Faradina Mufti, Boris Bokir dan Kevin Ardilova.

Guru-guru Gokil ini menjadi film debut Dian Sastrowardoyo sebagai produser.

Guru-guru Gokil mengisahkan tentang kehidupan baru seorang Taat (Gading Marten).

Seorang guru bernama Taat yang berambisi menjadi orang sukses di dunia entertainment.

Sayangnya, ia gagal dan membuatnya depresi.
Kemudian, Taat diminta untuk bekerja sebagai seorang guru pengganti.

Namun ia mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan, yakni gajinya sebagai guru dicuri.

Rekan-rekannya bertekad untuk mengambil gaji mereka, namun Taat enggan ikut.

Tak lama kemudian, Taat justru merasa bahagia menjadi pengajar.

Ia senang mengajar siswa dan meneruskan profesinya sebagai seorang guru.

Penghargaan

Inspiring Women (2005)

Aktris Berbakat Festival Film Asia Pasifik di Malaysia (2005)

Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia (2004)

Nominasi Aktris terbaik Lucky Strike (2003)

Aktris Terbaik Festival Film Asia Perancis (2002)

Aktris Terbaik Festival Film Internasional Singapura (2002)

Aktris Terpuji Festival Film Bandung (2002)

Nominator Pemain Terpuji Forum Bandung (2002)

Juara I Gadis sampul (1996)

Film

Bintang Jatuh (2000)

Pasir Berbisik (2001)

Ada Apa Dengan Cinta? (2002)

Banyu Biru (2005)

Ungu Violet (2005)

Belahan Jiwa (2005)

3 Doa 3 Cinta (2008)

Drupadi (2009)

Fana: The Forbidden Love (rilis 2010)

Ada Apa Dengan Cinta 2 (2016)

Kartini (2016)

Sinetron

Dunia Tanpa Koma (2006)

Bukan Kesempatan yang Terlewat (2006).

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved