FAKTA-fakta Oknum TNI AD Bekingi Adik Larikan Mobil Rental, Kodam Turun Tangan hingga Kata Polisi
Chandra Napitupulu, sang pemilik mobil rental pun mengadukan keduanya ke Polrestabes Medan pada Rabu (7/7/2021).
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Randy P.F Hutagaol
"Ya, anggotanya kami tindak. Maksudnya sekali lagi jangan sampai jamin. Yang kami lakukan tindakan kecil-kecil pun, karena yang pertama sudah tahu adikmu seperti itu, kok masih kau jamin," kata Masniar.
Masniar mengatakan, bahwa Victor Marihot Nainggolan tidak terlibat dalam kasus penggelapan ini.
Dia pun sempat protes kenapa foto Victor Marihot Nainggolan yang tengah mengenakan seragam loreng naik di media massa.
Menurut Masniar, foto yang naik di media massa itu memang benar ketika Victor menjaminkan adiknya.
Namun, kata dia, mobil yang ada di foto itu sudah kembali.
Hanya mobil kedua ini saja yang belum kembali.
"Foto yang pertama itukan mobilnya pulang. Kan bukan mobil ini yang hilang," kata Masniar.
Dia mengatakan, pada kasus kedua ini, Victor tidak ada menjamin.
Pengakuan itu disampaikan Victor ketika di BAP.
"Yang kedua ini tidak ada jamin katanya, dia sedang kita wawancarai tidak ada menjamin,"
"Itu adeknya bandal itu, memang kurang ajar itu," cetus Masniar.
Sebelumnya, kasus ini terungkap pengakuan korbannya Chandra Napitupulu.
Chandra menyebut bahwa modus pelaku Sahat berpura-pura merental mobil.
Di awal peminjaman, memang mobil kembali.
Saat peminjaman rental kedua, mobil tidak pulang.
Ketika pelaku merental mobil, abang pelaku bernama Victor mengetahuinya.
Bahkan, kata Chandra, Victor mengatakan oke ketika ditanya soal rental kedua ini.
4. Polisi Benarkan Ada Korban Lain
Polisi membenarkan kasus penggelapan mobil rental oleh pelaku Sahat Martua Nainggolan (31) bukan hanya satu kali terjadi.
Usai dilaporkan Chandra Napitupulu ke Polrestabes Medan pada 7 Juli 2021 lalu, akhirnya mulai terkuak bahwa ada kasus penggelapan mobil lainnya yang dilakukan terlapor.
Juru Periksa Unit 2 Reserse Polrestabes Medan Jonifer Hutauruk yang menangani perkara korban Chandra Napitupulu membenarkan bahwa
"Ya sudah ada tapi saya enggak tahu laporannya di unit mana," bebernya, Kamis (8/7/2021).
Ia menyebutkan bahwa ada dua orang korban seperti yang terjadi pada Chandra yang dilakukan terlapor Sahat Martua Nainggolan.
"Setahu saya 2 orang," cetusnya.
Sementara, Panit Resmob Polrestabes Medan Jhon Sianturi bahwa dirinya kurang mengikuti kasus tersebut.
"Di serse itu penyidiknya, itu saya kurang 86," bebernya.
Kabag Humas Polrestabes Medan Kompol Riama Siahaan menyebutkan untuk mengkonfirmasi langsung kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Medan.
"Langsung tanyakan ke SPKT saja," cetusnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/toyota-avanza_dibawa-kabur_oknum-anggota-tni-ad.jpg)