Kurir Disabilitas Bersepeda Sejauh 3 Km Antar Makanan ke SPBU, Ternyata Ditipu, Pegawai Lakukan Ini

Karena tidak bisa mengendarai sepeda motor, kurir ini harus bersepeda sejauh 3 km di bawah terik matahari untuk mengantarkan makanan ke pelanggan.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Karena tidak bisa mengendarai sepeda motor, kurir ini harus bersepeda sejauh 3 km di bawah terik matahari untuk mengantarkan makanan ke pelanggan.

Namun, ternyata, dia menyadari pemesanan tersebut hanyalah sebuah lelucon.

Pada saat banyak tempat harus ditutup karena pandemi Covid-19, banyak orang yang berjuang untuk mencari nafkah.

Namun, ada saja orang yang memanfaatkan kepercayaan dan kebaikan orang lain hanya untuk bersenang-senang.

Baca juga: Kurir Paket Panik Sampai Panjat Pagar Gara-gara Digonggong Anjing saat Antar Barang

Baca juga: Nekat Jadi Kurir Sabu Miliaran Rupiah, Danil Warga Aceh Jadi Pesakitan di Pengadilan Negeri Medan

Baru-baru ini, kisah seorang kurir yang dipermainkan telah membuat banyak orang marah.

Namun pada yang sama juga menjadi contoh bagaimana kebaikan orang-orang telah membantu kurir tersebut.

Kisah itu diunggah ke media sosial Facebook bernama Stesen pada tanggal 24 Juni.

Stesen adalah seorang pegawai SPBU di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Pada tanggal 24 Juni, Setesen sedang bekerja ketika seorang kurir laki-laki mengendarai sepeda dan berkata dia ingin mengantarkan makanan ke alamat yang ditujunya.

Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan.
Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan. (eva.vn)

Pengirim ini mengatakan ingin bertemu pelanggan bernama Mira, tetapi staf pom bensin itu mengatakan tidak ada yang bernama Mira di sana.

Selain itu, tidak ada yang memesan makanan secara online di tempat itu.

Mendengar hal tersebut, si kurir bingung.

Ternyata ia yang adalah penyandang disabilitas intelektual, selain memiliki kelainan bahasa, dia juga sulit berkomunikasi dengan orang lain.

Baca juga: Cara Kurir Ini Sembunyikan Barang dari Suami Pelanggan Bikin Kagum, Fakta di Baliknya Buat Ngakak

Baca juga: Tahu Pelanggannya Sendirian di Rumah, Seorang Kurir Lecehkan Gadis 17 Tahun saat Minta Kembalian

Karena tidak bisa mengendarai sepeda motor.

Maka ia pun bersepeda sejauh 3 km untuk mengantarkan barang ke pelanggan di bawah terik matahari.

Pesanan itu bernilai 80 ringgit (sekitar Rp 277 ribu).

Tak lama berselang, kurir lain juga melewati pom bensin tersebut.

Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan.
Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan. (eva.vn)

Tahu apa yang terjadi, dia pun berhenti untuk membantu.

Orang ini mengirimkan pesan kepada si pelanggan yang melakukan pemesanan lain melalui aplikasi WhatsApp.

Namun gadis itu menjawab, “saya tidak tahu apa-apa. Seseorang pasti telah mengambil ponsel saya untuk memesan,” katanya.

Dia lalu memutuskan untuk membatalkan pesanan tersebut.

Baca juga: HASIL EURO 2020 - Akhirnya Inggris Rasakan Final Lagi Setelah 55 Tahun, Laga Ideal Jumpa Italia

Baca juga: Artis NR dan Suaminya AB Ditangkap Kasus Narkoba, Benarkah Nia Ramadhani?

Si pengirim sangat terkejut, kesal dan frustrasi ketika mendengar hal ini.

Karena jelas bahwa si pelanggan telah memesa, namun ia menolak untuk menerimnya.

Dari awal dia juga meminta kurir untuk mengantarkannya ke pom bensin tersebut.

Pada saat ini, si kurir tak tahu apa yang harus dilakukannya.

Dia tidak bisa memakannya sendiri. Selain itu, dia juga tidak bisa mendapatkan upahnya.

Pada akhirnya, pegawai di pom bensin tersebut memutuskan untuk membantu si kurir yang disabilitas itu dengan membeli makanan tersebut.

Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan.
Seorang kurir disabilitas harus bersepeda sejauh 3 km untuk antarkan makanan. Ternyata, ia malah dikerjai pelanggan. (eva.vn)

Pegawai bernama Stesen itu mengatakan, “Setelah mengetahui bahwa pelanggan tidak menerim barangnya, kami memutuskan untuk membeli semua makanan yang dibawa si kurir.”

“Kami hanya berharap scammer tidak akan mengulangi perilaku seperti ini.”

“Bayangkan, apa yang akan terjadi jika tidak ada yang membeli makanan ini kembali? Si kurir harus menderita kerugian total, kecuali dikompensasi restoran,” tulisnya.

Kisah di atas telah mendapatkan banyak share dan komentar dari netizen.

Baca juga: Ramai dan Populer, Restoran Ini Ternyata tak Pernah Ganti Kuah Kaldunya Selama 45 Tahun

Baca juga: Artis Cantik Ini Pernah Nekat Kawin Lari saat SMA Lalu Cerai,Kini Bersuami Pengusaha Kaya dan Hijrah

Mereka mengungkapkan simpati untuk si pengirim dan kemarahan kepada si pelanggan.

Mereka berharap kejadian seperti itu tidak terjadi lagi, terutama di masa-masa sulit seperti ini.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved