Pria Ini Ngaku Istrinya Positif Covid-19 Varian Delta Hingga Dikremasi, CCTV Ungkap Kejahatan Suami
Seorang suami memberitahu kepada semua orang bahwa istrinya terjangkit Covid-19 dan meninggal hingga dikremasi.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Hal ini membuat Bhubaneshwari sangat frustrasi dan marah. Sehingga pasangan ini seringkali bertengkar dan berkonflik.
Pada malam tanggal 22 Juni dan dini hari 23 Juni, Bhubaneshwari dan suaminya kembali berdebat dan terlibat pertengkaran.
Selama pertengkaran tersebut, Srikant marah dan menikam istrinya sampai mati.
Baca juga: 10 CARA EFEKTIF Mencegah Virus Corona, Waspada Varian Covid-19 India Sudah Masuk Indonesia
Baca juga: Viral China Posting Foto Api Peluncuran Pesawat Antariksa dengan Pembakaran Mayat Covid-19 di India
Untuk menghindari bukti-bukti, Srikant memasukkan mayat Bhubaneshwari ke dalam koper, menyewa taksi untuk membawanya ke dekat rumah sakit dan membuangnya di sana.
Beberapa saat kemudian, ia kembali ke tempat kejadian, menuangkan bensin ke koper dan membakar mayatnya.
Menurut sumber polisi, Srikant berbohong kepada semua keluarga dan teman-temannya bahwa Bhubaneshwari terinfeksi Covid-19 varian Delta dan tidak mampu melawannya.
Setelah kematiannya, Bhubaneshwari dikremasi oleh staf medis di rumah sakit.
Pada akhirnya, kebohongan Srikant terbongkar.
Pria itu didakwa membunuh istrinya dan membuang mayatnya.
Keluarga Bhubaneshwari sangat sedih dan marah dengan fakta ini.
Saat ini, Srikant dalam pelarian dan polisi secara aktif mencari untuk menangkapnya.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dokter-hamil-8-bulan-meninggal-kena-covid-19.jpg)