KONDISI CORONA Malaysia Menggila, Jumlah Kasus Covid 5.000 tiap Hari, Status Lockdown Diperpanjang
Sebelumnya, jumlah kasus Covid-19 masih di atas 5.000 setiap harinya, dengan rata-rata kasus baru di angka 6.871
TRIBUN-MEDAN.com -
Malaysia akan memperpanjang lockdown atau penguncian nasional untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Hal itu disampaikan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, seperti dilansir dari kantor berita Malaysia, Bernama dan Channel News Asia (CNA), pada Minggu (27/6/2021).
Seyogyanya langkah-langkah penguncian ditetapkan akan berakhir pada Senin (28/6/2021).
Tidak ada batasan perpanjangan lockdown hingga kapan.
• SOSOK Pelaku Pembunuhan Kalinus Zai yang Ditangkap, Pria Berkumis Tipis, Pembuang Jasad dari Mobil
Muhyiddin hanya mengatakan mereka tidak akan mereda sampai kasus harian turun di bawah 4.000.
Dilaporkan Malaysia melaporkan 5.803 kasus pada Sabtu (26/6/2021).
Pada bulan Mei, perintah kontrol gerakan nasional (MCO) diberlakukan kembali di Malaysia di tengah gelombang ketiga kasus Covid-19.
Dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi selama periode tersebut tetapi perjalanan lintas daerah dan antarnegara serta kegiatan sosial, olahraga, dan pendidikan dilarang.
Baca juga: AKHIRNYA Terungkap Pelaku Pembunuhan Kalinus Zai, Kapolresta Bilang 2 Orang Sudah Ditangkap
Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian diumumkan pada 21 Mei karena kasus positif di masyarakat terus meningkat.
Pada 11 Juni, Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa MCO, yang seharusnya akan berakhir pada 14 Juni, akan diperpanjang hingga 28 Juni.
Dia mengatakan Kementerian Kesehatan telah menyampaikan laporannya dan mengusulkan kepada Dewan Keamanan Nasional (NSC) yang diketuai oleh Perdana Menteri agar lockdown diperpanjang.
Ia mengatakan jumlah kasus Covid-19 masih di atas 5.000 setiap harinya, dengan rata-rata kasus baru di angka 6.871 per Kamis (10/6/2021).
"Oleh karena itu, lockdown akan diperpanjang selama dua minggu lagi, berlaku mulai 15 hingga 28 Juni," katanya dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya Direktur jenderal kesehatan Noor Hisham Abdullah pada Sabtu menegaskan kembali bahwa Malaysia mungkin akan mencapait hingga 13.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam pada pertengahan Juni, jika langkah-langkah protokol kesehatan dan pencegahan tidak diikuti.
• SOSOK Pelaku Pembunuhan Kalinus Zai yang Ditangkap, Pria Berkumis Tipis, Pembuang Jasad dari Mobil
(Bernama/CNA/The Star/TRIBUNnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/malaysia-meningkatkan-tes-usap-untuk-mendeteksi-virus-corona-pada-warganya.jpg)