Cari Cara Bunuh Suaminya di Google, Tindakan Wanita Ini Justru Membuatnya Ketahuan Polisi

Seorang wanita bekerja keras untuk mencari cara membunuh suaminya di Google. Namun, ia justru secara tidak sengaja mengekspos dirinya hingga tertangk

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Yudha Pratomo/KompasTekno
Seorang wanita bekerja keras untuk mencari cara membunuh suaminya di Google. Namun, ia justru secara tidak sengaja mengekspos dirinya hingga tertangkap polisi. Foto ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang wanita bekerja keras untuk mencari cara membunuh suaminya di Google.

Namun, ia justru secara tidak sengaja mengekspos dirinya hingga tertangkap polisi.

Baru-baru ini, polisi Australia telah mengungkap pembunuhan suami seorang wanita berkat mesin pencari Google.

Pada tanggal 2 Agustus 2017, seorang gembala di Walcha bernama Mathew Dunbar meninggal di kamar tidurnya karena keracunan gas. 

Tak lama sebelum itu, Dunbar juga nekat meminum cocktail yang dicampur obat penenang. 

Saat itu, istri Dunbar, Natasha Beth Darcy, mengaku suaminya itu sudah lama mencoba mengakhiri hidupnya karena depresi akibat serangkaian masalah.

Baik masalah kehidupan rumah tangganya dan hubungan yang tidak sehat antara dia dengan ibunya.

Namun, pada 15 Juni, pihak berwenang tiba-tiba menangkap Darcy atas tuduhan sebagai orang yang membunuh suaminya pada tahun 2017.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Munculnya Notifikasi Error Pop-up Google Keeps Stopping di Android

Baca juga: Google Terus Berhenti di HP Vivo Anda? Begini Cara Mengatasinya, Mudah dan Cepat

Diketahui bahwa selama penyelidikan kasus tersebut, pengadilan menanyai psikiater Dunbar. 

Psikiater tersebut mengatakan sebenarnya depresi Dunbar berasal dari perilaku eksploitatif istrinya, Darcy, ketika dia membawa ketiga anaknya untuk tinggal bersama Dunbar. 

Saat itu, ia kerap melontarkan komentar kejam dan menuntut soal kebutuhan materi.

Beberapa bulan sebelum kematian Dunbar, Darcy mulai menyebarkan kebohongan tentang kondisi mentalnya. 

Di dalamnya, dia memberi tahu keluarga dan teman-temannya bahwa suaminya gay dan melebih-lebihkan kondisi kesehatannya dengan sangat serius. 

Pada saat yang sama, dia "berbisik" kepada suaminya, menyarankan dia untuk bunuh diri dan mencari di Google cara untuk membunuhnya.

Logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat.(Yudha Pratomo/KompasTekno)
Logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat.(Yudha Pratomo/KompasTekno) (Yudha Pratomo/KompasTekno)

Sejak Februari 2017, Darcy telah mencari laba-laba, ular dan jamur beracun di Google

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved