Percaya Karena Bersertifikat Profesional, Pasutri Ini Telan Pil Pahit Bayinya Tewas Disiksa Pengasuh

Sepasang suami istri harus menelan pil pahit lantaran memperkerjakan seorang pengasuh anak.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
The Asian Parents
Seorang pengasuh pukul bayi 10 bulan lantaran menangis. Bayi tersebut mengalami trauma dan memar hingga meninggal dunia. Foto ilustrasi. 

Setelah melakukan pemindaian otak, para dokter menemukan bahwa bocah itu mengalami cedera otak traumatis.

Ada pendarahan di banyak tempat di kedua mata dan pendarahan berlapis di retina. 

Kondisi ini biasanya terkait pada tindak kekerasan pada anak.

Khususnya, bocah itu juga mengalami pendarahan subdural kronis di dahi. 

Dokter memeriksa alat bantu jalan anak itu dan menemukan bahwa bahannya adalah plastik, bahkan benturan yang kuat tidak dapat menyebabkan cedera serius seperti itu.

Terlepas dari upaya dokter untuk menyelamatkannya, bocah itu tidak dapat bertahan.

Foto ilustrasi
Seorang pengasuh pukul bayi 10 bulan lantaran menangis. Bayi tersebut mengalami trauma dan memar hingga meninggal dunia. Foto ilustrasi (eva.vn)

Bayi 10 bulan tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.

Layanan Integrasi Medis Pelindung Anak dan Remaja Taichung kemudian melakukan laporan penilaian yang komprehensif. 

Laporan ini menyatakan bahwa bayi itu tidak memiliki trauma yang jelas.

Namun ia mengalami pendarahan subdural, difus dan berlapis-lapis di kedua matanya dan pendarahan subkondral, konsisten dengan pemukulan dan kekerasan.

Dengan bukti yang tak terbantahkan, Trinh dinyatakan bersalah atas penyerangan yang menyebabkan cedera serius. 

Pengasuh Siksa Bayi Berusia 6 Hari

Sebelumnya, kasus pemukulan dan penganiayaan anak oleh pengasuh lainnya terjadi di kota Sha Ha, provinsi Hebei, China.

Tian dan istrinya baru saja menyambut anak pertama mereka. 

Untuk alasan yang tidak diketahui, pasangan itu harus menyewa seorang pengasuh bernama Wang (50) untuk membantu merawat bayi mereka yang berusia 6 hari.

Suatu hari, saat sedang bekerja, Tian (26) mencoba menyalakan aplikasi kamera di ponselnya untuk melihat apa yang dilakukan putra dan pengasuhnya. 

Baca juga: Hanya Karena Kencing di Celana, Pengasuh Kejam Siksa Anak Majikan, Usus Luka Hingga Tengkorak Patah

Baca juga: Tak Tahu Diri, Pengasuh Kejam Tampar dan Tarik Kepala Bayi Majikan,Padahal Sudah Diberi Kepercayaan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved