CERITA JOKOWI Pernah Jadi Karyawan BUMN Tinggal Bersama Istri Iriana di Bener Meriah Aceh
Jokowi ternyata pernah menjadi karyawan perusahaan BUMN. Nama perusahaannya PT Kertas Kraft Aceh (KKA).
TRIBUN-MEDAN.com - Jarang terdengar, cerita tentang Jokowi sebelum menjadi presiden RI.
Satu di antaranya, Jokowi ternyata pernah menjadi karyawan perusahaan BUMN.
Naman perusahaannya PT Kertas Kraft Aceh (KKA). Kala itu, Jokowi dan istri Iriana ditempatkan di Benar Meriah Aceh.
Mereka tinggal di mess karyawan yang disebut Rumah Merah Bener Meriah.
Saat itu, Iriana masih pengantin baru bersama lelaki yang kini sudah menjadi Presiden Indonesia untuk periode kedua.
Kisah masa lalu Presiden bernama langkap Joko Widodo ini ketika bertugas di Bener Meriah pun terungkap.
Jokowi saat menjadi karyawan BUMN pun menempati rumah atau mess seperti karyawan lainnya.
Sementara, Iriana juga sempat tinggal di Rumah Merah kurang lebih seminggu atau dua minggu.
Rupanya, masa lalu Jokowi ini disampaikan kembali oleh Ir Soelistyo atau akrab disapa Pak Sulis.
Pak Sulis (tiga dari kiri) dalam perbincangan kenangan tentang Presiden Jokowi di Gayo saat masih jadi karyawan BUMN (via Serambinews.com)
Ia adalah seorang sahabat Presiden Jokowi saat sama-sama bertugas di KKA.
"Tidak lama setelah menikah, Pak Jokowi membawa serta Ibu Iriana ke Gayo, dan tinggal di Rumah Merah."
"Tapi tidak lama, tidak sampai sebulan. Sekitar satu atau dua minggu," kita Pak Sulis di kediamannya di Bener Meriah kepada Serambinews.com, Rabu (16/6/2021)
"Mereka sempat menjalani bulan madu singkat di Gayo," ujar Pak Sulis yang didampingi istri dan Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah, Irmansyah, serta tokoh muda Bener Meriah, Enal Sagita.
• CERITA PILU Sepasang Calon Pengantin Tewas Tenggelam di Pantai Jelang Pernikahan
Selama bertugas di Gayo, banyak jejak Presiden Jokowi yang masih terlihat kasat mata.
Seperti kompleks perumahan karyawan KKA, taman arboretum, rumah merah, rumah pengajian, dan sebagainya.
Pak Sulis dan Jokowi merupakan dua dari sembilan karyawan PT KKA yang ditugaskan di Aceh Tengah ketika belum pemekaran jadi Bener Meriah.
Mereka datang pada 15 Januari 1986 silam.
Tiga dari sembilan karyawan tersebut ditugaskan untuk membangun pabrik PT KKA di Lhokseumawe.
Soelistyo dan Presiden Jokowi berserta empat orang lainnya di kirim ke Aceh Tengah untuk melakukan survei potensi dan lokasi pembangunan jalan.
Soelistyo masih ingat nama-nama rombongan yang datang dari Jakarta secara bersamaan.
"Yaitu Joko Widodo, Sulistiyo, Sueb, Bambang Yulianto, Teguh, dan Hari Mulyono.
"Kami semua Sarjana Kehutanan berasal dari universitas berbeda, saya dari Universitas Mulawarman, Pak Sueb dari IPB."
"Pak Jokowi dan Pak Hary Mulyono dari UGM, Pak Bambang Yulianto dari Universitas Sudirman," ujar Pak Sulis.
Joko Widodo saat bertugas tersebut juga menjadi penanggung jawab pembangunan kompleks perumahan karyawan KKA dan tempat pengajian.
Lokasi itu di Kampung Simpang Tiga Redelong, Kecamatan Bukit Bener Meriah, dulunya Aceh Tengah.
"Beliau selain ditugaskan sebagai tenaga survei potensi dan survei pembangunan jalan, juga penanggung jawab pembangunan kompleks perumahan karyawan."
"Begitu juga terhadap bangunan tempat pengajian bagi anak-anak karyawan," kenang Pak Sulis.
• Suara Alarm Mobil Ungkap Pembunuhan Wartawan, Sempat Jumpa Pengusaha Sebelum Ditembak Mati
"Ada dua blok yang dibangun, Blok E dan Blok D. Blok E menghadap lapangan, sekarang stadion mini dan Blok D yang di dalamnya ikut dibangun tempat pengajian."
"Itu bukan masjid atau tempat salat berjamaah. Tapi tempat pengajian atau TPA untuk anak-anak."
"Sementara untuk salat jamaah tetap di masjid yang lokasinya tidak jauh dari kompleks itu," kenang Pak Sulis.
Sayangnya, tempat pengajian tersebut saat ini tidak terawat dan dalam kondisi rusak berat.
Pak Sulis menyarankan, agar Pemerintah Bener Meriah merawat tempat tersebut, sebab bagian dari sejarah dan jejak Presiden Jokowi di Bener Meriah.
"Itu bukti otentik bahwa ada jejak nyata Pak Presiden Jokowi di Bener Meriah ini," saran Pak Sulis.
Lokasi tempat pengajian tersebut berada dalam kawasan kebun kopi dan seluruh bangunan terbuat dari kayu.
• Bersih-bersih Pemain, Juventus Bakal Lepas Ramsey, Locatelli Abaikan Real Madrid Pilih Bianconeri
Tapi dinding dan jendela, serta pintu sudah dimakan usia, lantai bangunan juga tampak banyak yang rusak.
Masyarakat setempat menyebut bangunan itu sebagai Mersah Jokowi.
Baca juga: MALAM Ini Portugal vs Jerman di Piala Eropa| Prediksi Susunan Pemain Portugal vs Jerman
Mersah dalam bahasa Gayo artinya tempat ibadah, biasa dilakukan pengajian, pendidikan agama, dan salat lima waktu.
"Tapi bukan untuk salat Jumat," ujar Kadis Pariwisata Bener Meriah tentang makna mersah.
Ia pun setuju jika kawasan tersebut dijadikan lokasi wisata sejarah.
"Kami dari Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif siap mengisi program-program pariwisata."
"Tapi untuk rehab bangunan, bukan bagian kewenangan kami. Karena itu harus dilakukan lintas instansi," ujar Irmansyah.
Ia akan menyampaikan usul Pak Sulis ke pimpinan daerah, guna menjadikan areal itu sebagai lokasi wisata sejarah.
"Kita sarankan agar bukti-bukti jejak Pak Jokowi itu dipelihara sebagai tempat bersejarah."
"Seperti dulu Presiden Soekarno yang memiliki jejak di Ende, Bengkulu, dan sebagainya. Kemudian dijadikan museum," ujar Pak Sulis.
• JAM Tayang Siaran Spanyol Vs Polandia Malam Ini, Mendieta Prediksi La Furia Roja Menang 2-1
• CERITA PILU Sepasang Calon Pengantin Tewas Tenggelam di Pantai Jelang Pernikahan
Dikutip dari Serambi dan Tribun jatim
CERITA JOKOWI Pernah Jadi Karyawan BUMN Tinggal Bersama Istri Iriana di Bener Meriah Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cerita-jokowi-pernah-jadi-karyawan-bumn-tinggal-bersama-istri-iriana-di-bener-meriah-aceh.jpg)