HERLAN Gurning Menghilang, sebelum Kejadian Keluarga Sempat Temukan Beberapa Kejanggalan
Memang ada juga dia bilang ke saya, ayo bawa mamak sama bapak pindah, percayalah samaku satu kali ini. Gitu dibilangnya
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
Sebelum Menghilang, Keluarga Herlan Sempat Temukan Beberapa Kejanggalan
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Selepas hilangnya Herlan Gurning, warga Desa Tongkoh, Kabupaten Karo, hingga saat ini keluarga masih terus melakukan proses pencarian. Pasca ditanyakan hilang pada Kamis (10/6/2021) lalu, hingga saat ini pemuda berusia 25 tahun itu masih juga belum ditemukan.
Berdasarkan keterangan dari keluarga Herlan yaitu Jeffri Van Hansen Gurning, untuk mencari keberadaan Herlan pihak keluarga sudah melakukan beberapa cara.
Jeffri bilangcara yang dilakukan seperti melacak siapa saja yang terakhir berkomunikasi dengan Herlan melalui telepon, hingga mencari informasi melalui teman-temannya.
"Sudah kita lacak siapa yang terakhir berkomunikasi, temannya sudah kita tanya, sampai ke mana dia biasanya sudah kami cari," ujar Jeffri, Kamis (17/6/2021).
Ketika ditanya apakah pihak keluarga ada menemukan kejanggalan, dirinya mengatakan sebenarnya Herlan tidak meninggalkan pertanda yang berarti.
Namun, pria yang diketahui merupakan abang kandung Herlan ini mengungkapkan adiknya sempat berniat untuk mengajak keluarganya pindah.
"Kalau kejanggalan enggak ada, tapi dia sempat bilang ke mamak sama bapak kalau mau ngajak pindah. Dia bilang ayolah mak kita pindah ke Siantar atau ke Medan," katanya.
Selain meminta hal ini kepada kedua orangtuanya, Jeffri menjelaskan permintaan pindah ini juga sempat didengar lansung oleh Jeffri.
Namun, karena saat itu dirinya sedang fokus mengurus istrinya yang baru saja melahirkan, dirinya tidak menyangka jika itu merupakan pertanda dari adiknya tersebut.
"Memang ada juga dia bilang ke saya, ayo bawa mamak sama bapak pindah, percayalah samaku satu kali ini. Gitu dibilangnya," ungkapnya.
Ketika ditanya apa alasan adiknya tersebut mengajak untuk pindah, Jeffri menjelaskan dirinya tidak menanyakan hal tersebut secara detail.
Namun, dirinya mengatakan ia sempat mendengar pengakuan dari adiknya tersebut jika ada orang yang ingin berbuat jahat kepada dirinya.
Ketika ditanya lebih dalam, dirinya tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara pasti.
Jeffri menuturkan saat ini pihaknya masih terus fokus mencari keberadaan adiknya yang merupakan anak ketiga dari empat bersaudara itu.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/keluarga-herlan-gurning-datangi-jembatan-lau-biang.jpg)