TERNYATA Ini Alasan Eks Menkes Terawan Tetap Diam meski Vaksin Nusantara Dijegal BPOM

Pada awal pemaparan, Terawan mengklaim bahwa hampir 90 persen bahan-bahan dalam perangkat pembuat Vaksin Nusantara adalah produksi Indonesia.

Editor: Tariden Turnip
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
TERNYATA Ini Alasan Eks Menkes Terawan Tetap Diam meski Vaksin Nusantara Dijegal BPOM. Tangkapan layar saat eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menunjukkan bagaimana cara membuat Vaksin Nusantara kepada anggota Komisi VII DPR, Rabu (16/6/2021). 

"Jadi demikianlah, apa yang dikatakan bahwa ini bikinan Amerika dan sebagainya. Ya, saya selama ini hanya diam saja. Ya, untuk apa dijawab, karena mereka itu kan, mereka berpendapat. Pendapat tidak perlu dijawab tetapi dengan saya buktikan bahwa memang seperti ini," jelasnya.

Pada awal pemaparan, Terawan mengklaim bahwa hampir 90 persen bahan-bahan dalam perangkat pembuat Vaksin Nusantara adalah produksi Indonesia.

"Hampir 90 persen lebih, bahan produksinya sudah ada di Indonesia, bahkan dibuat di Indonesia," kata Terawan.

Dalam pemaparannya, Terawan menyebut bahwa bahan-bahan yang berasal dari Indonesia di antaranya Tabung Kerucut 50 mililiter dengan jumlah 3 buah.

Alat itu diberi kode RM-2072. Kemudian, alat kesehatan lainnya yaitu Spuit 30 mililiter dengan kode RM-2222 yang juga berasal dari Indonesia.

Ada juga jarum tumpul dua buah yang juga berasal dari Indonesia.

Dan masih banyak alat kesehatan lainnya.

Namun, Terawan menyebut bahwa ada beberapa bahan yang berasal dari Amerika Serikat.

Salah satunya Larutan Antigen Protein dengan kode IM-5124.

"Larutan Antigen Proteinnya kami harus impor dulu. Lalu ada Media Diferensiasi juga masih harus impor," ungkapnya.

Kendati demikian, Terawan menegaskan bahwa Indonesia bisa saja di satu hari nanti membuat sendiri dua bahan tersebut.

Hal tersebut karena menurutnya, cara membuat dua bahan itu sangat simpel.

"Baik dalam pembuatan antigen dan karena itu recombinan. Bisa kita lakukan di sini. Namun karena paten sudah mereka (AS) miliki ya harus kita bekerja sama. Termasuk media diferensiasinya," jelas Terawan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramu Vaksin Nusantara di DPR, Terawan: Ini Seperti Memasak Saja, Silakan Pak, Siapa Tahu Bisa Bikin Sendiri", 
Penulis : Nicholas Ryan Aditya

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved