KRONOLOGI SUAMI Ngamuk Bantai Istri dan Anak Sendiri hingga Tewas, Masjid pun Jadi Sasaran

Setelah membunuh anak dan istrinya, AH kemudian mendatangi masjid dengan membawa parang dan mengamuk.

Editor: Salomo Tarigan
dailypost.ng
ilustrasi 

- Seorang suami mengamuk sasar istri dan anak sediri

- Istri dan anak tersebut tewas dibantai

- Tap puas sampai di situ, pria tersebut bawa parang datangi masjid dan mengamuk lagi

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu dan anak ditemukan tewas di rumahnya di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Minggu (13/6/2021).

Keduanya tewas setelah dibunuh oleh pria berinisial AH (30), pelaku tak lain adalah suami dan ayah korban.

Setelah membunuh anak dan istrinya, AH kemudian mendatangi masjid dengan membawa parang dan mengamuk.

Hingga saat ini, polisi masih menggali motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut.

Baca juga: JADWAL Siaran EURO 2020 Malam Ini, Turki Vs Wales, Italia Ditantang Swiss, Live RCTI & Mola TV

Dikutip TRIBUN-MEDAN.com dari TribunKaltim.co, Kapolsek Bengalon, AKP Slamet Riyadi mengatakan, pembunuhan itu diketahui setelah pelaku mengamuk di masjid.

ISI PERINTAH KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Tertibkan Premanisme dan Pungli di Kawasan Pelabuhan

Dalam keadaan tanpa busana, pelaku mendatangi masjid sambil membawa parang kemudian mengamuk.

"Ketahuan keluarganya terbunuh ketika menyerang ke masjid," kata Slamet.  

ISI PERINTAH KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Tertibkan Premanisme dan Pungli di Kawasan Pelabuhan

Akibat amukan pelaku, seorang imam masjid bernama Abu Bakar mengalami luka saat berusaha menenangkan pelaku.

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku berhasil diamankan oleh jemaah masjid.

Kemudian seorang jemaah berusaha mengabarkan keluarga pelaku, yakni sang istri.

Namun, saat sampai di rumah, istri dan anak pelaku ditemukan dalam kondisi terluka parah.

"Setelah ada jamaah mau menyampaikan ke keluarganya di rumah sudah ditemukan meninggal," ungkap Slamet.

Baca juga: ISI PERINTAH KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Tertibkan Premanisme dan Pungli di Kawasan Pelabuhan

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved