Dapat Pelecehan Seksual dari Ayahnya, Gadis Ini Lapor Ibu, Bukannya Selamat Malah Alami Nasib Tragis

Seorang gadis 17 tahun mengungkapkan tentang tindak kekerasan seksual yang ia alami dari ayahnya. Berpikir dia akan mendapatkan bantuan dari ibunya,

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Seorang gadis 17 tahun mengungkapkan tentang tindak kekerasan seksual yang ia alami dari ayahnya. Berpikir dia akan mendapatkan bantuan dari ibunya, ia malah menerima akhir yang tragis. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang gadis 17 tahun mengungkapkan tentang tindak kekerasan seksual yang ia alami dari ayahnya.

Berpikir dia akan mendapatkan bantuan dari ibunya, ia malah menerima akhir yang tragis.

Menurut The Sun, seorang pria telah dituduh membunuh putrinya yang berusia 17 tahun setelah anaknya itu melaporkannya melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap ibunya.

Baca juga: Dapat Pelecehan Seksual dari Rekan, Anggota Militer Wanita Korsel Bunuh Diri, Presiden Turun Tangan

Baca juga: Cerita Najwa Shihab Jadi Korban Pelecehan Seksual, Putri Quraish Shihab Beber Kronologinya

Yang lebih mengagetkan lagi, sang ibu bukan hanya tidak membantu dan melindunginya, dia malah bersekongkol dengan suaminya untuk menutupi kejahatannya.

Insiden itu terjadi di Kota Peterborough, di timur Inggris.

Bernadette Walker, yang biasa dipanggil Bea, 17 tahun, seorang mahasiswa fotografi di Peterborough Regional College.

Pada 18 Juli 2020, Bea meninggalkan sekolah untuk pulang menikmati liburan.

Seorang gadis 17 tahun mengungkapkan tentang tindak kekerasan seksual yang ia alami dari ayahnya. Berpikir dia akan mendapatkan bantuan dari ibunya, ia malah menerima akhir yang tragis.
Seorang gadis 17 tahun mengungkapkan tentang tindak kekerasan seksual yang ia alami dari ayahnya. Berpikir dia akan mendapatkan bantuan dari ibunya, ia malah menerima akhir yang tragis. (eva.vn)

Namun hal buruk mulai menimpa dirinya.

Bea dipukuli, dilecehkan secara brutal dan dilecehkan secara seksual oleh ayahnya, Scott Walker (51).

Ayahnya bahkan memasang kamera tersembunyi untuk melacak setiap gerakannya.

Terlalu takut dengan perilaku kejam dan tidak wajar ayah kandungnya, Bea memutuskan untuk pergi ke rumah kakek-neneknya dan tinggal sementara untuk sembunyi.

Setelah itu, dia menelepon ibunya untuk mengungkap perilaku kasar ayahnya, berharap ibunya akan membantunya dan melindunginya.

Baca juga: Sering Dititipkan saat Kerja, Ibu Ini Kaget Lihat Anaknya Jadi Korban Pelecehan Seksual Tetangga

Baca juga: Alami Pelecehan Seksual di Kantor, Wanita Ini Marah dan Pukuli Bos Pakai Kain Pel, Tonton Videonya

Namun sebaliknya, ibunya, Sarah (38), sama sekali tidak mempercayai putrinya itu.

Scott kemudian pergi ke rumah kakek-neneknya untuk menjemput putrinya.

Saat Bea berpamitan dengan kakek dan neneknya, itulah terakhir kali dia terlihat hidup.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved