Breaking News

Wali Kota Medan Kesulitan Lewati Jalan Rusak saat Tinjau Acara Lomba Kelurahan Terbaik

Infrastruktur jalan sudah bertahun-tahun layaknya kubangan kerbau, air menggenang di lubang-lubang menganga di Jalan Pancing I. 

Penulis: Dedy Kurniawan |
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Medan Bobby Nasution dan staf berjalan kaki melintasi Jalan Pancing I, di Kelurahan Besar, Medan Labuhan, Senin (15/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kondisi jalan di Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan sangat memprihatinkan dan tidak layak. Infrastruktur jalan sudah bertahun-tahun layaknya kubangan kerbau, air menggenang di lubang-lubang menganga di Jalan Pancing I. 

"Sudah bertahun-tahun Jalan Pancing I ini seperti kubangan kerbau, sudah banyak yang jadi korban. Cocok kali lah semalam pas Wali Kota Medan Bobby Nasution datang tinjau lomba kelurahan terbaik, jadi tahu sendiri dia kek mana kesusahan warganya. Wali Kota pun sampai payah milih jalan di antara jalan lumpur," kata warga Mufria, Selasa (15/6/2021). 

Bobby Nasution yang berjalan bersama sejumlah pejabat dan ASN datang ke kelurahan ini dalam rangka seremoni penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Orang nomor satu di Pemko Medan datang beserta Ketua TP PKK Kahiang Ayu.

Di sela-sela Walikota Medan Boby Nasution berjibaku menghindari jalan becek dan berlubang parah, dia sempat dicecar sejumlah jurnalis. Bobby Nasution menjawab sejumlah pertanyaan terkait sikapnya atas kondisi jalan Pancing I Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan yang kupak-kapik 

"Jalan ini masuk di APBD lagi proses lelang. Mudah-mudahan tahun ini bisa disegerakan, kita laksanakan perbaikan jalannya. Perbaikan jalan yang ada di Kota Medan seperti yang kami janjikan dua tahun bisa bisa sesuai rencana," ujar Boby

Banyaknya jalan hancur lebur di Medan Utara dikarenakan tingginya aktivitas truk dan tronton yang melintas. Pasalnya, kawasan ini terdapat banyak pergudangan dan kawasan industri. 

Bobby Nasution akan melakukan evaluasi soal keberadaan pergudangan dan industri.  Katanya, jika sudah tidak ada izinnya berarti salah dan akan ditindak. 

"Nanti kita lihat apakah memang sudah diubah. Industri yang sudah ada menginvestasi di Kota Medan akan dilihat apakah benar-benar menampung dan digunakan masyarakat sebagai pekerja disitu. Percuma juga nanti kita mau tutup segala macam, tapi banyak masyarakat sekitar kerja disitu juga," ujarnya. 

"Makanya nanti dilihat betul betul, solusi terbaik seperti apa. Kalau memang tidak ada manfaatnya bagi masyarakat sekitar lebih baik kita tindak" pungkasnya. (dyk/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved