Balita Tenggelam Di Drainase
Balita Berusia 1,6 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Drainase, Hampir 3 Jam Tenggelam
Kemudian, keluarga korban segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu evakuasi dengan menyedot air dari parit tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Seorang balita berumur 1 tahun 6 bulan ditemukan tewas setelah hampir 3 jam tenggelam di dalam parit Jalan Abdul Hakim, Perumahan Classic 2, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan bayi baru bisa ditemukan pukul 09.45 WIB setelah dilakukan evakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.
Kepala Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran kota Medan, Albon Sidauruk menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.
Baca juga: Begini Serunya Reunian Pemain Sinetron Si Manis Jembatan Ancol
"Tadi pagi jam 7 anaknya sudah keluar dari rumah, artinya mamanya lagi masak di dapur, anaknya keluar. Di jalan itu lagi banjir akibat hujan tadi malam sampai ke jalan airnya, paritnya pun penuh,"
"Jadi sekitar jam 9 pagi mereka kecarian anaknya. Sekitar jam 7 pagi sudah ada warga yang mengingatkan supaya jangan bermain air di situ.
Jadi mereka langsung menduga bahwa anaknya terperosot ke parit itu," ujar Albon Sidauruk, Minggu (13/6/2021).
Baca juga: BESARAN GAJI Penulis Sinetron Ikatan Cinta Ratusan Juta, Sayang Egi Nina Resmi Mundur
Kemudian, keluarga korban segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu evakuasi dengan menyedot air dari parit tersebut.
"Sesudah itu baru di telepon ke kantor. Sekitar pukul 09.30 WIB datang lah petugas ke lokasi. Sekitar 15 menit penyedotan, barulah ketemu anaknya dan sudah tidak bernyawa lagi, anggota saya yang langsung mengambilnya dari gorong-gorong. Kata petugas sekitar pukul 09.45 WIB dapat bayinya," jelas Albon.
Dalam proses evakuasi, petugas pemadam kebakaran hanya menurunkan 1 unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyedotan.
Dalam peristiwa ini, keluarga korban menolak untuk mempublikasikan identitas dan tempat tinggalnya.
Albon Sidauruk mengatakan hal serupa. "Permintaan keluarga identitas dan tempat tinggal tidak mau dipublikasikan," katanya.
Seorang warga yang juga tinggal di Perumahan Classic 2, Bukhori Furqon juga sempat menjelaskan kronologi peristiwa saat ia juga berada di lokasi tersebut.
Baca juga: PANDUAN CARA Cek Penerima Bantuan UMKM 1,2 Juta Secara Online Klik http://banpresbpum.id
"Keterangan satpam, sekitar jam 9 pagi ibunya baru masuk dari pintu samping. Lanjut ibunya mengepel dan anaknya yang cowok berberes rumah.
Anaknya yang kecil (korban) umur 1,6 tahun cewek, ternyata keluar dari rumah tanpa diketahui orangtuanya," ujar Bukhori.
"Ternyata pagar rumahnya terbuka. Nah, kondisi di depan rumah lagi banjir karena tadi malam hujan lebat. Makanya enggak kelihatan yang mana jalan yang mana gorong-gorong," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seorang-balita-wanita-berumur-1-tahun-6-bulan-tewas-di-gorong-gorong.jpg)