Curhatan Istri saat Suaminya Driver Ojol Tewas Dibakar Begal

Seorang sopir atau driver ojek online (ojol) ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Editor: AbdiTumanggor
KOMPAS.com/istimewa
Mardani menceritakan permintaan terakhir suaminya, driver ojek online Slamet Ariswanto, sebelum ditemukan tewas di flyover Brebes. 

Rupanya, hal itu menjadi permintaan terakhir korban sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa dalam kondisi hangus terbakar.

"Beberapa hari sebelum kejadian, suami meminta makan nasi dengan lauk ikan goreng gosong. Ini tidak biasanya," kata Mardiani.

Mardiani sendiri sempat dipamiti suaminya untuk berangkat mencari penumpang.

Saat itu, persisnya selepas magrib.

"Saat itu pamit untuk bekerja cari penumpang. Itu komunikasi terakhir kami," katanya.

Sosok Pekerja Keras

Suaminya, ungkap Mardiani, merupakan sosok suami yang bertanggung jawab dan pekerja keras.

Menurut Mardiani, suaminya sudah bekerja sebagai driver ojol sejak 2017 silam.

"Sejak akhir 2017 bekerja sebagai driver ojek online. Suami saya pekerja keras, orderan kapan pun selalu berusaha
diantarkan ke tujuan," ujar Mardiani.

Mardani menceritakan permintaan terakhir suaminya, driver ojek online Slamet Ariswanto, sebelum ditemukan tewas di flyover Brebes
Mardani menceritakan permintaan terakhir suaminya, driver ojek online Slamet Ariswanto, sebelum ditemukan tewas di flyover Brebes (Kompas.com/Ist)

Kini, Mardiani berharap agar pihak kepolisian bisa segera memburu pelaku yang tega menghabisi nyawa suami tercintanya.

"Saya minta tolong Pak Polisi, saya mohon. Tangkap pelaku secepatnya. Kalau ketangkap hukum seadil-adilnya," jelasnya.

Antar Penumpang Tengah Malam

Rekan kerja sesama ojol mengaku terpukul dengan kejadian yang menimpa temannya.

Menurut rekan korban, Sugihartono yang juga driver ojol, mengaku terakhir kali melihat korban sedang membawa penumpang di titik penjemputan perempatan Pasific Mal Kota Tegal, sekitar pukul 02.00 WIB Rabu (8/6/2021).

Hal beberapa jam sebelum korban ditemukan meninggal oleh warga di flyover Brebes.

Kemudia, pada pagi harinya keluarga juga tak bisa menghubungi nomor telepon Slamet.

"Terakhir lihat korban bawa penumpang dari perempatan Pasific Mal. Penumpangnya bawa tas ransel hitam tujuan Tanjung, Brebes," kata Sugihartono kepada wartawan di RSUD Brebes, Kamis (10/6/2021).

(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved