News Video
Ratu Entok Minta Bobby Naustion Evaluasi Menajemen Rumah Sakit Sekota Medan
Selebgram Medan, yakni dikenal dengan julukkan Ratu Entok berkomentar melalui videonya dan tersebar di media sosial.
Maka, saat itu ia mencari kebenaran dsri permasalan tersebut. Terutama menghubungi temannya terdekatnya yang memiliki media sosial.
"Saya tanya kebenarannya sama dia tetkait kebenarannya dan ia membenarkan permasalahan atau peristiwa terjadi. Lalu saya tanya, kapan terjadi, ia katakan hari ini Rabu (9/6). Dan aku tanya di mana peristiwanya, dia pun jawab bahwa peristiwanya di Rumah Sakit Pirngadi. Aku pun langsung memuncak dan aku pun berpikir kan untuk berita kebenarannya dan aku tak mau asal ceplos, maka dari itu aku baca kronologinya, ternyata seperti yang aku siarkan di video aku itu," ujarnya.
Menurutnya, hal itu tidak pantas dan tidak cocok banget terjadi kepada anak bayi tersebut.
Bahkan, ia mengaku di dalam video yang diuploadnya sangat menyatakan sekali, bahwasanya ia tidak mau membahas terkait masalah-masalah sebelumnya dengan perawat.
Namun, ternyata dengan peristiwa ini, jadi terlihatlah kinerja beberapa oknum perawat banyak yang bobrok.
"Anak kecil aja yang tidak covid, dicovidkan. Kemudian setelah dicek kembali, anak bayi itu tidak positif covid. Nah sekarang diperlama lagi dengan alasan selang tidak ada. Jadi entok bilang, kalau dia tak ditolong segara nanti ia meninggal, akhirnya betul kan sekarang," katanya.
Makanya, ia mengaku ini lah alasan kuatnya untuk bersuara sebab ada yang terjadi lagi dengan permasalahan pelayanan di RS Pirngadi Medan. Padahal, baru saja permasalahan terkait tabung oksigennya yang belum kelar.
Di samping itu, Ratu Entok juga mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka terhadap ibu yang bayinya meninggal.
Namun, dengan terjadinya peristiwa yang menimpa bayi tersebut. Pihak petugas Rumah Sakit jangan mengulanginya kembali.
Ia juga mengatakan bahwa setelah ia berkomentar terkait kasus atau permasalahan bayi yang dicovidkan.
Takutnya, persepsi masyarakat luas menilai ia memiliki dendam pribadi.
Tetapi, ia berbicara seperti ini karena atas nama rakyat yang memiliki simpati dengan bayi tersebut.
"Aku komentar begini karena memang benar, benar tentang keterlambatan pertolongan medisnya, jadi jelas. Coba sekarang secara logika, ada tidak Rumah Sakit yang tidak memiliki selang seperti itu? Coba pakai pelayanan Vip pasti terus ada selangnya kan, jadi jangan beralasan dan itu tindakkan tidak kewajaran serta lalai," katanya.
cr22/tribun-medan.com)