Gadis 18 Tahun Dirudapaksa Dokter di Rumah Sakit, Diancam Disuntik Mati Jika Tak Mau Melayani

Di tengah pandemi Covid-19 yang berkecamuk di India, sebuah peristiwa memilukan terjadi hingga membuat masyarakat marah.

Penulis: Liska Rahayu |
forumkeadilan.com
Ilustrasi pasien Covid-19 dilecehkan dokter 

Namun ketika mereka melakukannya, mereka melihat bahwa kamera keamanan telah dimatikan sekitar 40 menit.

Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa seseorang sengaja mendekati kamera untuk menyembunyikan kejahatan.

Selain itu, ada beberapa tuduhan bahwa polisi setempat sengaja mengabaikan kasus ini.

Mereka mengatakan tidak ada pengaduan yang diterima dari keluarga korban meskipun keluarga gadis itu benar-benar telah membuat laporan.

Beberapa laporan mengatakan, polisi setempat telah menciptakan kesempatan bagi keluarga korban dan terdakwa untuk berunding dan berkompromi.

Namun kemudian, menurut Hindi News, pejabat tinggi meminta penyelidikan atas insiden tersebut.

Polisi menangkap dokter laki-laki yang didentifikasi bernama Qasim, seorang warga desa Ghosipur, di Kota Kharkhauda, Distrik Meerut.

Saat ini polisi sedang memeriksa dokter pria tersebut dan akan segera membuat keputusan.

Program RJIT dari Kementerian Pertanian Bantu Petani Desa Pinagar Tapsel

KELUARGA Atta Halilintar Dituding Bikin Gaduh di Malaysia, Langsung Ditanggapi Atta

Tiga Perawat Pria Rumah Sakit Swasta Perkosa Pasien Covid-19, tak Lama Pasien Meninggal

Peristiwa serupa pun pernah terjadi sebelumnya di salah satu rumah sakit India.

Di mana seorang wanita yang dikonfirmasi positif Covid-19 diperkosa oleh tiga perawat di sebuah rumah sakit.

Tak lama setelah diperkosa, wanita tersebut meninggal dunia.

Peristiwa memilukan ini terjadi di India.

Menurut laporan media lokal, seorang wanita berusia 45 tahun yang terinfeksi Covid-19 diperkosa oleh tiga orang perawat pria sebelum kematiannya.

Diketahui wanita ini dirawat karena Covid-19 di Paras HMRI, sebuah unit medis swasta di negara bagian Bihar, India.

Setelah dirawat di rumah sakit pada 15 Mei, dia memakai bantuan ventilator, tetapi meninggal dunia pada 19 Mei.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved