Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar

Seperti pengakuan Maya (bukan nama sebenarnya), seorang janda cantik asal Bandung Barat, yang terjun di dunia PSK sejak drop dari SMA.

ist/instagram
Ilustrasi PSK - Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar 

TRIBUN-MEDAN.com - Banyak yang bilang bahwa pekerjaan paling tua di dunia itu adalah pekerja seks komersial (PSK).

Kisah tentang 'profesi' ini selalu ada dan seolah tak ada habisnya.

Beberapa yang terjun pada dunia ini punya alasan: tuntutan kebutuhan hidup.

Baca juga: Niat Jahat Satpam Muncul Jelang Orgasme, Kencan PSK Tarif 500 Ribu Jadi Mayat di Kamar Hotel

Seperti pengakuan Maya (bukan nama sebenarnya), seorang janda cantik asal Bandung Barat, yang terjun di dunia PSK sejak drop dari SMA.

Maya pada Senin (24/5/2021) malam di kawasan wisata Ciater, Subang, Jawa Barat, berbagi pengakuan.

Dilansir Tribun-Medan.com dari TribunJateng.com , banyak orang berkunjung ke tempat wisata bukan hanya ingin sekadar wisata.

Baca juga: Hancur Masa Depan Gadis 16 Tahun Jadi PSK, Diculik Pasutri Mucikari & Dipaksa Jualan di Kamar Kos

Misalnya bagi para pria hidung belang.

Mereka berkunjung ke tempat wisata juga untuk mencari teman kencan.

Berbeda dari zaman dulu, menyewa jasa wanita malam harus lewat muncikari.

Di zaman sekarang ini wanita malam juga bisa dicari dengan cara online, seperti melalui aplikasi.

Baca juga: Pasang Foto Terseksi di MiChat, PSK Vera (25) Gak Sadar yang Pesan Teman dan Tetangganya

Satpol PP Kota Tangerang mengamankan tujuh wanita yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK)
Ilustrasi PSK - Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar (Istimewa)

Malam Senin (24/5/2021) hujan yang mengguyur kawasan di wisata Ciater wilayah selatan Kabupaten Subang cukup lebat.

Sedari siang hujan tiada henti.

Alan (50) (nama samaran) berangkat dari daerah berjuluk Kota Padi menuju Ciater.

ia berniat liburan bersama rekannya.

Seolah menjadi kebiasaan, ia juga tak lupa menyewa jasa wanita yang bisa diajak berkencan dengan aplikasi.

Baca juga: Rasanya Gampang-gampang Susah, Janda Muda Jadi PSK Sejak Diceraikan Suami saat Hamil

PSK berinisial N jual diri saat Ramadan 2021, diamankan Satpol PP Kota Malang.
Ilustrasi PSK - Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar. (Satpol PP Kota Malang)

Tak perlu memakan banyak waktu wanita-wanita dengan tampilan tak senonoh ramai menghiasi beranda aplikasi yang Alan buka.

Bahkan dalam aplikasi tersebut juga terlihat detail jarak si calon wanita pemuas nafsu yang hendak ia sewa.

Sampai pada pukul 17.00 WIB, Alan berhasil menggaet satu wanita dengan tarif yang menurutnya cukup murah dan wanita yang sesuai dengan kriterianya.

"Saya hubungi, bisa saja dia yang datang pakai ojek online atau saya yang jemput. Cuma tadi dia yang bersedia datang ke sini, pulang juga dia naek ojek online tak perlu diantar," kata Alan kepada Tribun, Senin (24/5/2021).

Alan tengah menunggu di salah satu vila yang terletak tak jauh dari parkiran bus kawasan wisata Ciater Kabupaten Subang.

Baca juga: AKHIR Sepak Terjang Bukong dan Kawanan Rampok Modus Umpan PSK, Si Wanita Pura-pura Tak Tahu

Ia lantas menjemput wanita yang ia pesan melalui aplikasi yang diantar hanya sampai ke depan gerbang vila saja oleh pengemudi ojek online.

"Kadang di aplikasi enggak semuanya asli. Ada saja yang fotonya cantik, orangnya enggak sesuai. Kadang ada juga yang menipu ketemu enggak, tapi minta transfer duluan," ucap Alan.

Alan yang memang sudah sering menyewa jasa prostitusi online tentu sudah paham mana penipu, mana yang bukan penipu.

"Kalau penipu itu jelas, dia pengen ditransfer duluan, biasanya minta nomor WA duluan," kata dia.

Menurut Alan jika memesan jasa wanita aplikasi online tidak semua memuaskan.

Baca juga: Ibu Mana yang Tidak Terkejut Ketika Tahu Putrinya yang Masih Berusia 14 Tahun Sudah Jadi PSK

ilustrasi
ilustrasi -Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar(int)

"Justru lebih banyak kecewanya, kadang di foto cantik. Aslinya enggak begitu, paling ada yang sesuai itu kisaran 20 persenlah jadi banyak yang enggak sesuai foto," ujarnya.

Maya (21) (nama samaran) merupakan wanita cantik yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial.

Ia merupakan warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Maya yang kali ini menjadi teman kencan Alan.

"Saya pasang tarif Rp 600 ribu, kalau ongkos ojek online antar jemput sudah saya yang bayar, jadi pelanggan cukup nunggu aja," kata Maya usai berkencan dengan Alan.

Baca juga: IBU TW Heran di Dompet Putrinya Berusia 14 Tahun Ada Duit Jutaan, Ternyata Sudah Jadi PSK

Ilustrasi
Ilustrasi PSK - Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar(Ist)

Maya menambahkan, ia sudah berkecimpung di prostitusi online selama tiga tahun.

"Itu dimulai dari sejak keluar SMA, yah, sekarang, kan, aku 21 tahun, pas usia 18 tahunlah," katanya.

Maya sendiri merupakan seorang janda muda beranak satu.

"Kalau akhir-akhir ini sepi, pas wekend pun sekarang mah sepi paling dapat dua pesanan semalam itu udah maksimal," ujar Maya.

Karenanya ia pun senang jika ada pesan masuk melalui aplikasi di ponselnya.

"Kalau Rp 600 ribu itu hanya satu kali main, kalau semalam bisa satu juta," ujarnya.

Ia sendiri mengaku menjajakan diri untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

"Saya tulang punggung (keluarga), anak saya masih bayi, jadi butuh beli susu, selain itu saya juga tak mau merepotkan keluarga saya," ujarnya.

Baca juga: Kisah Ratna (31), PSK Jualan di Kamar Kos, Nyanyian Terakhir Jadi Tanda, Punya 6 Anak Rajin Sedekah

(*/ Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved