Indonesia Terancam Gagal Dapat Kuota Haji, Al'Muchtar Travel: Belum Ada Keluhan Dari Pendaftar

Indonesia kabarnya terancam gagal mendapatkan kuota haji karena dampak kebijakan pemerintah Arab Saudi

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
Al Muchtar Tour & Travel, Travel yang khusus melayani pelayanan keberangkatan Umroh dan Haji, Rabu (2/6/2021).(TRIBUN MEDAN/KARTIKA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Pemerintah Indonesia terancam tidak mendapatkan kuota untuk jemaah haji tahun 2021.

Hal itu karena dampak dari kebijakan pemerintah Arab Saudi yang sebelumnya memperketat penerimaan haji tahun 2021. 

Terkait kebijakan ini, www.tribun-medan.com coba mewawancarai sejumlah travel keberangkatan haji.

Satu diantaranya PT Al Muchtar Tour and Travel di Jalan Sisingamangaraja No. 7, Kecamatan Medan Kota.

Baca juga: KISAH Hijrah Aminurasid yang Dulunya Bandar Narkoba, Naik Haji hingga Ikhtiar Ubah Kampung Kubur

Indri, perwakilan PT Al Muchtar Tour and Travel mengatakan, pihaknya menunggu keputusan resmi dari pihak Kemenag dan Komisi VIII DPR terkait kejelasan ibadah haji tahun ini.

"Untuk 9 negara yang masih ditutup oleh Pemerintah Arab Saudi termasuk Indonesia. Jadi saat ini kita masih menunggu keputusannya," kata Indri, Rabu (2/6/2021).

Dikatakan Indri, pada tahun 2021 ini baru empat jemaah yang mendaftar ibadah haji.

Baca juga: Siapa Sebenarnya Sosok Haji Momo? Pengusaha Bugis asal Wajo Beri Duit Rp 1 M ke Nurdin Abdullah

"Yang tahun lalu juga masih ada yang belum berangkat. Biasanya jelang H-2 bulan ini sudah banyak yang mendaftar, tapi tahun ini hanya empat," ujarnya.

Indri mengatakan, bahwa selama penundaan ibadah haji ini, ada beberapa pembatalan dengan beberapa alasan seperti meninggal dunia.

"Kalau pembatalan di lain hal ada, seperti tidak panjang umur (meninggal)," katanya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved