Kasus Covid-19 di Medan Makin Ngeri, RS Royal Prima Tambah 290 Bed dan ICU

Kasus Covid-19 di Kota Medan makin ngeri saja. Apalagi sempat ada data yang menyebutkan dalam sehari terjadi sembilan kematian

Editor: Array A Argus
HO
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menjelaskan soal kasus Covid-19 di Balai Kota Medan, Senin (31/5/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Kasus Covid-19 di Kota Medan makin ngeri saja akhir-akhir ini.

Beberapa hari lalu, ada data yang menyebutkan bahwa dalam sehari terjadi sembilan kasus kematian. 

Melihat tingginya jumlah kasus dan bertambahnya kematian, Pemerintah Kota Medan bekerja sama dengan Rumah Sakit Royal Prima untuk menambah ruangan isolasi dan perawatan pasien Covid-19

Total ada sebanyak 290 ruangan yang ditambah termasuk ICU dan UGD khusus pasien Covid-19. 

Baca juga: Makin Ngeri, Kasus Covid-19 di Kota Medan Meningkat Drastis dan Kematian Bertambah 9 Dalam Sehari

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan penambahan ruangan ini untuk menurunkan tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Medan yang cukup tinggi. 

"Hari ini tadi dari royal prima melaporkan per hari ini sudah ready 86 bed. Terdiri dari di dalam itu ada 20 ICU dengan fasilitas yang baik, ada ventilator dan segala macamnya," ujar Bobby Nasution di Balai Kota, Senin (31/5/2021).

Dikatakannya, selain penambahan ruangan isolasi, RS Royal Prima juga membantu Pemko Medan dalam fasilitasi swab antigen dari hasil tracing di dua lingkungan yang diisolasi.

"Mereka juga sudah bersedia membantu kita untuk melakukan swab antigen pada lingkungan-lingkungan kita nanti yang hari ini kita sudah ketahui ada dua lingkungan yang kita isolasi,"

"Ini masyarakat di sana nanti yang kita anggap perlu kita lakukan swab antigen di Royal Prima memberikan bantuannya kepada Pemerintah Kota Medan,"  

"Swab antigen kita sudah bisa dimulai besok. Nah, ini untuk masyarakat yang kita isolasi," tambahnya.

Baca juga: Gubernur Perpanjang Pembatasan Kegiatan Malam Hari: Kasus Covid-19 Turun 29 Persen

Sementara untuk Rumah Sakit Martha Friska, kata Bobby Nasution, juga kembali dioperasikan untuk menangani Covid-19 dengan ketersediaan 50 tempat tidur untuk pasien. 

"Dan hari ini juga informasi Rumah Sakit Martha Friska sudah kita kembalikan beroperasi ada 50 bed juga tambahan ini untuk mengantisipasi pelonjakan kasus yang terus meningkat," katanya. 

Menantu Presiden Jokowi ini berharap penambahan bed dapat mengurangi jumlah pasien yang mengantre ataupun terpaksa ditolak pihak RS karena ruang rawat inap penuh.

"Agar tidak terjadi antrean, tidak terjadi penolakan dari Rumah Sakit karena penuh. BOR dari masing-masing Rumah Sakit kita minta yang sudah hampir 100 persen ini yang masih ada fasilitas masih ada ruangannya tolong dimaksimalkan,"

"Seperti di Royal Prima ini tadinya kampus di lantai 3 dan 4 dijadikan ruangan isolasi dan ICU dan UGD khusus Covid-19 agar tidak bercampur dengan pasien-pasien lainnya," katanya. 

Baca juga: Sempat Dihentikan, Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kembali Digunakan di Indonesia

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved