Mesin Pesawat Wings Air Mendadak Rusak Penumpang Pindah ke Pesawat Lain, Ini Penjelasan Manajemen
Mesin pesawat Wings Air mendadak rusak dan penumpang terpaksa pindah pesawat lain. Berikut adalah penjelasan manajemen
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Pesawat Wings Air IW-1513P sempat mengalami kerusakan mesin sebelum lepas landas.
Di dalam pesawat tersebut ada 64 penumpang Bandar Udara Torea Fak-Fak, Papua Barat (FKQ) tujuan Bandar Udara Dominie Eduard Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ).
Akibat kerusakan atau gangguan pada mesin pesawat ini, penumpang terpaksa dipindahkan ke pesawat lain.
Menurut Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, bahwa Wings Air akan melakukan pengembalian dana atau tiket atas keadaan penerbangan yang mendadak terkendala.
Baca juga: Lion Air Group Tawarkan Rapid Test dengan Harga Rp 95 Ribu, Berikut 4 Lokasinya di Sumut
"Wings Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Wings Air memberikan solusi kepada penumpang yang akan melakukan proses pengembalian dana tiket (refund) atau perubahan jadwal keberangkatan (reschedule)," kata Danang, Minggu (30/5//2021).
Danang menjelaskan, bahwa penerbangan IW-1513P telah diterbangkan dengan menggunakan pesawat ATR 72-600 registrasi PK-WJJ.
Pesawat dinyatakan aman untuk dioperasikan.
Danang juga menyatakan Wings Air, bahwa operasional dan layanan penerbangan nomor IW-1513 pada Rabu (26/5/2021) dijadwalkan melayani rute Bandar Udara Torea Fak-Fak, Papua Barat (FKQ) tujuan Bandar Udara Dominie Eduard Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ), telah dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP).
Baca juga: ALASAN Lion Air tak Ganti Uang Penumpang, 50 Juta Hilang di Bagasi, Petugas Bandara Buka CCTV
"Pelaksanaan penerbangan Wings Air selalu mengedepankan faktor-faktor yang memenuhi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan,"
"Penerbangan IW-1513 telah dipersiapkan dengan baik. Wings Air akan mengoperasikan pesawat ATR 72-600 registrasi PK-WJP," ujar Danang.
Dia mengatakan, sebelum keberangkatan, pesawat sudah menjalani rangkaian pemeriksaan lebih awal (pre flight check) dan dinyatakan laik untuk beroperasi (airworthiness and safety for flight).
"Pesawat memiliki jadwal keberangkatan pada 09.50 waktu setempat (Waktu Indonesia Timur/ WIT, GMT+ 09), yang akan membawa empat awak pesawat serta 64 penumpang,"
"Saat proses penumpang masuk ke pesawat udara (boarding), pilot bersama teknisi tetap mempersiapkan rencana penerbangan," katanya.
Baca juga: Lion Air Group Beber Pengaturan Physical Distancing di Dalam Kabin Pesawat
Ia menambahkan, sesuai prosedur, pilot tetap melakukan pengecekan kembali pada pesawat dan ada indikator dalam kokpit yang menunjukkan harus dilakukan pemeriksaan pada bagian sistem pembangkit tenaga listrik (sumber tenaga listrik pada pesawat).
"Wings Air menegaskan, posisi pesawat masih berada di landas parkir (apron) tidak sedang bersiap untuk lepas landas,"
"Dalam memastikan keselamatan, Wings Air menunda keberangkatan dikarenakan pesawat harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta akan mendatangkan komponen pengganti cadangan (spare part)," ujar Danang.
Lalu, Wings Air telah menginformasikan kepada seluruh penumpang untuk kembali ke ruang tunggu guna mendapatkan penanganan dan pelayanan lebih lanjut.
Baca juga: Ini Syarat Terbaru Penumpang Perjalanan Udara Lion Air Group dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Bahkan, penerbangan IW-1513 mengalami penundaan dan telah diberangkatkan pada hari berikutnya (27/5/2021).
Wings Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.
Wings Air memberikan solusi kepada penumpang yang akan melakukan proses pengembalian dana tiket (refund) atau perubahan jadwal keberangkatan (reschedule).(cr20/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wings-air_20180626_135531.jpg)