Kim Jong-Un Eksekusi Mati Penjual Film Drakor dan Musik Ilegal Korsel di Depan Istri dan Anaknya
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengeksekusi seorang pria yang kedapatan menjual film Drakor dan musik ilegal Korea Selatan.
“Istri, putra, dan putri Lee pingsan di tempat mereka berdiri di barisan depan area eksekusi,” ujar sumber tersebut.
Harga film yang dijual
Adapun Pejabat Kementerian Keamanan Negara kemudian memasukkan jenazah Lee ke dalam truk kargo dengan jendela berjeruji untuk diangkut ke kamp tahanan politik.
“Tetangga keluarga itu langsung menangis ketika mereka melihat empat penjaga keamanan menjemput istri Lee yang pingsan dan melemparkannya (ke dalam van kargo) seperti koper, tetapi mereka harus menutup mulut mereka dan menangis dalam diam karena takut,” ujar sumber tersebut.
Lee dilaporkan mengakui kejahaatannya sebelum eksekusi.
Ia mengatakan bahwa dia menjual CD dan stik USB yang berisi konten video Korea Selatan dengan harga masing-masing antara antara 5 dollar AS (Rp71.000) dan 12 dollar AS (Rp 171.550).
Nonton drakor dihukum penjara
Saat ini Kementerian Keamanan Negara sedang mencari orang-orang yang membeli video dari Lee.
Pihak berwenang juga telah menangkap sekitar dua puluh pedagang lain yang terlibat dalam kasus tersebut dan saat ini tengah melakukan pemeriksaan awal untuk masing-masing dari mereka.
“Saat ini jika Anda ketahuan menonton video Korea Selatan, Anda menerima hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati. Jadi tidak ada yang tahu siapa yang akan dieksekusi selanjutnya,” ujar sumber tersebut.
Sumber tersebut juga mengatakan mereka yang ketahuan tidak melaporkan seseorang yang menonton atau mendistribusikan media Korea Selatan juga akan mendapat hukuman selama 7 tahun. (*)
Tautan Artikel Kompas.com: Jual Film Ilegal Dakor Pria Korea Utara Ditembak Mati di Hadapan 500 Orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kim-jong-un-muncul-tunjuk-tunjuk-jenderalnya.jpg)