SELENGKAPNYA Penangkapan Pelaku Pembunuhan Guru SD Martha Butarbutar, Terungkap Motifnya

Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku pembunuhan Guru SD di Toba ini ada tiga orang. Hanya saja, lanjut Taryono, yang ditangkap baru dua orang.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/MAURITS
Kolase Foto dua dari tiga pelaku pembunuh guru SD Martha Butarbutar di Toba ditembak polisi di kedua kakinya di Kota Medan, Kamis (27/5/2021). Kedua tersangka bernama Ricky dan Davidson. (foto korban kanan).(TRIBUN MEDAN/MAURITS) 

"Saat mereka masuk ke rumah melalui jendela masuk, si korban terbangun. Itu sekitar pukul 01.30 WIB," sambungnya.

Kedua tersangka berusaha membungkam Marta Lena Butarbutar dengan menyumpal mulut korban dengan kain.

"Salah satu tersangka gunakan kain untuk menutup mulut korban agar jangan berteriak," sambungnya.

Korban berteriak dan berupaya melawan. Setelah itu, tersangka membunuh korban dengan menggunakan pisau secara membabibuta.

Ditemukan, 24 luka tusukan pada tubuh Marta Lena Butarbutar.

AKP Nelson Sipahutar mengatakan, polisi masih mengejar satu orang tersangka yang juga terlibat dalam kasus ini.

"Dua orang pelakunya di rumah. Yang satu orang berada di luar untuk melihat situasi. Kalau DPO itu adalah salah satu tersangka yang di dalam," terangnya.

Tim Inafis Polda Sumut Turun ke Toba

Sebelumnya, Tim Inafis Polda Sumut menyambangi TKP pembunuhan sadis Martha Elisabeth Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kabupaten Toba, Rabu (26/5/2021).

Pantauan wartawan Tribun Medan petugas membawa perlengkapan deteksi sidik jari.

Bukan hanya masuk dalam rumah, petugas juga mengitari rumah korban sambil memetakan lokasi pelarian pelaku setelah dari rumah korban.

Serbuk berwarna hijau yang digunakan oleh penyidik mengenali sidik jari sebagai bukti kuat yang digunakan petugas untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan tersebut.

Secara kasat mata, jejak-jejak kaki yang ditandai dengan darah ada di depan pintu milik korban.

Petugas pun mengabadikan jejak-jejak kaki tersebut.

Kapolsek Lumban Julu AKP Robinson Sembiring menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved