Pembunuh Bu Guru SD di Toba Masih Berkeliaran, Tim Polda Sumut Periksa Setiap Jengkal Rumah Korban
Kasus pembunuhan guru SD di Toba Martha Elisabeth Butarbutar hingga kini belum terungkap.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus pembunuhan guru SD di Toba Martha Elisabeth Butarbutar hingga kini belum terungkap.
Korban Martha Elisabeth Butarbutar ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam ruamhnya di Dusun I, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatulunasi, Kabupaten Toba pada Senin (24/5/2021) lalu.
Pelaku pembunuhan sampai saat ini masih bebas berkeliaran. Sementara pihak kepolisian terus mengumpulkan bahan dan keterangan di lapangan untuk menelusuri sosok pelaku.
Tim Inafis (Automatic Finger Print Identification System) Polda Sumut turun tangan untuk mengusut kasus pembunuhan sadis ini. Pada Rabu (27/5/2021) kemarin merupakan hari ketiga mereka melakukan pemeriksaan.
Kanit Inafis Polda Sumut Aiptu Hendrik Samosir mengatakan, setiap jengkal sudut rumah akan dicek satu persatu. Polisi tidak mau ada hal kecil yang tertinggal dari proses penyelidikan.
Amatan tribun-medan.com, proses pemeriksaan diawali dari upaya pencarian sidik jari pelaku.
Polisi tampak membubuhkan serbuk khusus di tiap sudut rumah, untuk mencari tahu identitas pelaku lewat sidik jari yang tertinggal.
Kemudian, polisi juga mengambil gambar jejak kaki pembunuh Guru SD di Toba itu yang tertinggal di dalam dan luar rumah.
Baca juga: SUASANA Rumah Duka Guru SD Toba Martha Elisabeth Butarbutar, Isak Tangis Bersahut-sahutan
Kapolsek Lumban Julu AKP Robinson Sembiring mengatakan, pihaknya sampai detik ini belum bisa menyimpulkan siapa pelaku yang membunuh Guru SD di Toba itu.
"Kita masih menunggulah apa yang menjadi hasil pemeriksaan ini. Nanti pimpinan kita akan menyampaikan siapa pelakunya dalam konferensi pers," katanya.
Sementara itu, Martha Elisabeth Butarbutar telah dimakamkan pada Rabu (25/5/2021) kemarin. Isak tangis terdengar bersahut-sahutan.
Pejabat Kabupaten Toba juga berada di rumah duka. Termasuk Bupati Toba Poltak Sitorus dan Kadis Pendidikan Parlinggoman Panjaitan.
Bupati: kejar sampai ke mana pun!
Bupati Toba Poltak Sitorus meminta pihak kepolisian fokus menyelidiki kasus pembunuhan guru SD Martha Elisabeth Butarbutar.
"Kejar, sampai ke mana pun. Jangan biarkan. Clue yang sangat kecil, tolong dikembangkan. Supaya persoalan ini tidak terulang lagi di kemudian hari," ujar Poltak Sitorus usai menyambangi rumah duka, Rabu (26/5/2021).
Bupati juga meminta masyarakat sekitar memberikan informasi terkait kasus pembunuhan Martha Elisabeth Butarbutar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/guru-sd-tewas-dibunuh-di-rumahnya.jpg)